Sekretaris Forum Komunikasi Pimpinan Organisasi Kepemudaan dan Aktivis Pemuda Peduli Papua, Rando Rudamaga menyampaikan bahwa pihaknya melihat bahwa memang anggota DPRK yang akan dilantik ini belum menjawab keterwakilan tadi. Ada kampung tua yang sepatutnya memiliki keterwakilan tapi malah tidak ada,” beber Rando didampingi tokoh pemuda lainnya Michael Sineri.
Sebelumnya pemuda dan aktivis melakukan aksi protes terkait hasil DPRK Waropen karena dianggap belum menjawab aspek representatif dan keterwakilan secara utuh. Selain itu kinerja pansel juga patut dievaluasi karena dianggap tidak memahami tugas fungsi.
“Kami sudah pernah bertemu bupati di Jayapura dan ketika itu beliau sampaikan SK bupati ini bukan Alkitab dan ia siap mengubah . Lalu kami diminta ke Waropen dan kembali lakukan pertemuan dari pagi sampai sore dan pernyataan itu kembali muncul. Tapi sampai saat ini tidak ada perubahan,” tambah Rando. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …