

Salah satu wilayah di Kabupaten Jayawijaya yang menjadi sasaran penebangan pohon. Menyikapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan telah mencanangkan penanaman 200.000 pohon di wilayah Papua Pegunungan. (FOTO: Denny/ Cepos)
WAMENA–Bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya, langsung disikapi oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan lewat Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan, dengan mencanangkan penanaman 200.000 pohon di 8 kabupaten, di wilayah Provinsi Papua Pegunungan (PP) do. Hal ini dilakukan agar hutan tidak gundul dan bisa meminimalisir bencana seperti longsor dan banjir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Pegunungan, Timotius Matuan, SPd, MPd menyatakan, di wilayah Pegunungan Papua ini, dulu orang menebang pohon hanya sesuai dengan kebutuhan mereka saja, namun sekarang ini dengan pesatnya pembangunan, sehingga banyak yang menebang pohon.
“Sebenarnya menebang pohon itu tidak apa-apa, tapi harus melihat kondisinya, ini banyak masyarakat yang tidak mengerti, mereka tahu, saya punya tanah, hutan jadi bisa ditebang, padahal bisa berdampak pada bencana alam,” ungkapnya, Senin (15/5) kemarin.
Melihat masalah ini, kata Timotius, pihaknya meminta pemerintah daerah di tingkat kabupaten, distrik dan kepala kampung, harus menjaga hutan, boleh ditebang, namun harus menanam pohon lagi, ingat jika kelestarian alam ini harus dijaga, sebab hutan habis ditebang akan menjadi ancaman.
“Lihat Lembah Baliem ini sudah seperti wajan, kalau penebangan ini membuat hutan gundul, akan berbahaya, kondisi tanah di Papua Pegunungan ini berbeda dengan daerah pesisir, kalau pesisir itu karang, sehingga bisa bertahan, kalau kita di gunung ini tanah,”katanya.
Ia juga meminta semua masyarakat memiliki kesadaran agar tak menebang pohon dengan sembarangan, pihaknya memiliki program yang akan dijalankan tahun depan yakni 200.000 pohon yang akan ditanam di 8 kabupaten khususnya di wilayah Papua Pegunungan, ini dilakukan agar bisa kembali memperbaiki hutan yang selalu ditebang.(jo/tho)
Banyaknya pengungsi yang masuk ke tempat tersebut membuat Pemprov Papua Pegunungan sejak semalam berupaya untuk…
Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat kronologi persoalan secara lebih jeli, bijaksana, dan…
“Pada Minggu, 17 Mei 2026, di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, telah…
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…
Gubernur Papua Pegunungan memastikan telah membuat laporan polisi ke Polres Jayawijaya atas informasi hoaks yang…
Jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dasar (SD) di Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat…