Categories: PEGUNUNGAN

Tak Ada Dasar Hukum, Gubernur Keluarkan Edaran Hentikan Tarif Cargo Bandara

WAMENA– Pemprov Papua Pegunungan memastikan telah menghentikan pungutan tarif cargo bandara Wamena yang dinilai tidak tidak memiliki dasar hukum sama sekali sehingga menjadi pungutan liar yang memicu inflasi daerah semakin naik.

Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC). Jhon Tabo, SE, M.B.A menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Pegunugan telah mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani Gubernur untuk menghentikan pungutan cargo bandara Wamena yang dilakukan PT Mega Lintas Papua.

“Ada surat edaran Gubernur yang saya tandatangani untuk menghentikan biaya cargo bandara Wamena. Dari Laporan yang diterima, saya membuat kajian bersama instansi terkait hasilnya ada perusahaan yang mengatasnamakan cargo telah melakukan pungli ,”ungkapnya di halaman Gereja Gidi Agape Wamena, Senin (13/10)

Ia menegaskan, pungutan yang dilakukan sama sekali tidak memiliki dasar hukum, mereka menjalankan perusahaan itu bersama Pemkab Jayawijaya tetapi tidak ada dasar hukum, sebab biaya barang yang masuk itu ke Wamena untuk per Kg Rp 500, namun ini memicu terjadinya inflasi daerah yang kian semakin tinggi karena adanya kenaikan harga barang di pasaran Wamena.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Jalur Batavia Minta Korban, Enam Penumpang Speedboat Tenggelam

Dalam perjalanan, mesin speedboat mengalami gangguan dan mati mendadak sehingga perahu kehilangan kendali dan terbalik.…

3 hours ago

BPK Papua Temukan Penyimpangan Belanja dan Aset

Meski secara umum BPK menyimpulkan bahwa pengelolaan belanja daerah Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten…

4 hours ago

WALHI Desak Presiden Hentikan Pertambangan Ilegal

"Walhi juga menemukan citra satelite penambangan emas ilegal yang semakin masif ditunjukan dengan banyaknya warna…

5 hours ago

Sindikat Perdagangan Bayi Dipromosikan Lewat Tiktok

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…

8 hours ago

Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram, Komdigi Panggil Meta

Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…

10 hours ago

Raja Juli Antoni: Masyarakat Bisa ‘Membeli’ Hutan

Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…

11 hours ago