

Rudi Aibesa, S.KM (foto:Denny/ Cepos)
Untuk Dukung Beroperasi 24 Jam
WAMENA – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya akan melengkapi kekurangan di Puskesmas Wamena Kota, untuk meningkatkan operasional selama 24 jam. Plt Kepala Dinas Kesehatan Rudi Aibesa, S.KM mengakui saat ini Puskesmas hanya bisa beroperasi hingga pukul 19.00 WIT saja.
“Memang kemarin sudah kita persiapkan namun karena terbatasnya penanggaran ini membuat kita juga tidak bisa berbuat banyak, namun ini menjadi bagian dari tugas kami untuk mempersiapkan semua itu agar bisa melayani 1x 24 jam,”ungkapnya jumat (12/6) di Wamena.
Ia mengharapkan kepada pemerintah daerah agar bisa menyisihkan anggaran untuk membiayai tenaga yang bekerja diluar dari waktu dinas.
“Kalau dilihat dari waktu normal itu pelayanan dari pukul 08.00 Wit sampai dengan pukul 16.00 wit, namun untuk sekarang ini ditambah waktunya hingga pukul 19.00 Wit tentunya ini sudah diluar waktu dinas sehingga ini perlu menjadi pertimbangan juga,”kata Rudi Aibesa.
Ia juga melihat selain tenaga. fasiltas dari Puskesmas Wamena kota juga masih kurang sehingga memang memerlukan adanya tambahan fasilitas pendukung lainnya agar layanan 1x 24 jam ini bisa di realisasikan sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk kesehatan masyarakat.
“Jadi ada beberapa fasilitas juga yang perlu ditambah agar pelayanan yang dibuka 24 jam itu tidak terkendala, oleh karena itu, kami akan terus berupaya untuk melengkapi itu secara bertahap kedepan hingga semua bisa berjalan dengan baik,”kata Rudi
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…