

Nerius Auparay, (FOTO:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Nerius Auparay mengatakan, di Papua terdapat dua kabupaten dengan angka stunting paling tinggi. Kedua wilayah tersebut yakni Kabupaten Supiori dan Mamberamo Raya.
Di tahun 2021, Kabupaten Supiori angka prevalensi stunting hanya 29,5 persen, tapi Tahun 2022, naik menjadi 40,2 persen. Kemudian Kabupaten Mamberamo Raya, di tahun 2022 lalu, angka stunting mengalami kenaikan 6 persen.
Adapun penyebab naiknya angka stunting di dua wilayah tersebut, pertama karena kondisi geografis. Selain itu keterbatasan pusat pelayanan kesehatan, salah satu penyebab tingginya angka stunting di dua wilayah tersebut.
“Karena letak wilayah dari dua kabupaten ini sangat jauh dari pusat provinsi, juga keterbatasan pusat pelayanan, ini juga kendala sehingga angka stunting cukup sulit diatasi,” kata Nerius di Jayapura, Sabtu (13/5).
Nerius mengatakan, untuk menekan angka prevalensi stunting butuh dorongan berbagai pihak, sebab hal ini tidak dapat diselesaikan hanya mengharapkan BKKBN sendiri, perlu adanya dukungan pemerintah, baik daerah, provinsi maupun pusat.
Selain itu juga perlu dukungan dari masyarakat itu sendiri, artinya mereka harus mampu memahami langkah atau cara untuk mencegah terjadinya stunting, terutama sebelum maupun saat proses kehamilan.
Diapun menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, terkait persoalan penurunan angka stunting ini.”Kami (BKKBN) bersama pemerintah provinsi telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, memang menyelesaikan perosalan stunting ini butuh waktu,” ujar Nerius.
Nerius mengharapkan, wilayah yang angka stuntingnya masih tinggi, maka perlu didorong, salah satunya masih memberikan sosialisaai kepada masyarakat.”Saya juga berharap agar masyarakat, terutama bagi yang hendak menikah, penting sekali untuk koordinasi dengan petugas kesehatan terkait sosialiasi stunting,”harapnya. (rel/tho)
Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…
Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…
Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…
Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…
Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…