Categories: PEGUNUNGAN

Jayawijaya Berpotensi Jadi Lumbung Padi di Wilayah Lapago

WAMENA— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya berencana menjadikan wilayah tersebut sebagai lumbung padi di kawasan Pegunungan Tengah Papua (Lapago). Menyikapi hal itu, kini lahan sawah terus dibuka dari Dinas Pertanian dan selanjutnya membina petani lokal yang mengembangkan komoditi padi tersebut secara berkelanjutan.

Bupati Jayayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, pihaknya melalui Dinas Pertanian sudah membuka lahan sawah di beberapa distrik, dan saat ini kembali dibuka lahan sawah yang dibuka oleh Paroki Santo Stevanus Kimbim Woogi bersama dengan tim pastoran Dekenat Pengunungan Tengah dan Pemkab Jayawijaya.

“ Lahan yang dibuka oleh pastoran saat ini sangat baik, kondisi tanah yang rata, air yang memadai untuk dijadikan sawah, sementara dari kita sekretaris , dan kepala bidang Dinas Pertanian sudah turun membuka lahan —lahan tidur agar aktif kembali,”ungkapnya, Senin (14/2) kemarin.

Ia memastikan , kalau prediksi pemerintah ke depan semua akses sawah di wilayah Jayawijaya bisa dibuka kembali, baik lokasi yang dulu pernah dijadikan sawah, namun  sudah tidak dikelola lagi, maupun lokasi baru yang akan mulai digarap.

“Jayawijaya harus bisa menjadi lumbung padi untuk kawasan Lapago, lokasi kita cukup baik dan luas untuk dijadikan persawahan, kita harus memberikan dukungan kepada masyarakat agar bisa aktif lagi,”bebernya.

Kata bupati, saat ini mungkin baru dilihat di Kimbim, sementara di wilayah Distrik Musatfak sudah ada ratusan hektar sawah yang dikembangkan oleh masyarakat, belum lagi di wilayah lain seperti Asolokobal dan beberapa tempat lainnya.

“Jika lahan sawah ini bisa kita aktifkan semuanya, maka bisa dipastikan kita di Jayawijaya tidak akan kesulitan beras, bahkan mungkin kita bisa kirim lagi ke kabupaten pemekaran yang ada di wilayah Lapago,”bebernya.

Ia mengatakan, apa yang dilakukan oleh Paroki Santo Stevanus Kimbim Woogi bersama tim pastoran Dekenat Pengunungan Tengah sangat baik, bagaimana mengajak umat untuk kembali membuka lahan persawahan maupun perkebunan.

“ Saya berharap denominasi gereja yang lain juga bisa mengajak masyarakat dan umatnya untuk bekerja, di mana peran gereja sangat penting sekali untuk menghimpun masyarakat agar kembali membuka lahan guna meningkatkan perekonomiannya,”ujarnya.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

2 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

3 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

4 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

5 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

6 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

7 hours ago