

Asisten 1 Setda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono. M.A.P memimpin rapat dengan kepala puskesmas di ruang rapat Sekda Jayawijaya, Kamis (12/9) kemarin. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemkab Jayawijaya mulai mengumpulkan seluruh kepala Puskesmas guna merencanakan penanganan stunting di setiap wilayah kerjanya.
Asisten I Setda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.A.P menyatakan pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Kampung memanggil kepala puskesmas di seluruh Kabupaten Jayawijaya untuk diberikan pemahaman terkait dengan rencana penanganan stunting yang mendapatkan dukungan anggaran dari dana desa.
“Memang sesuai dengan juknis yang kita tetapkan, dari alokasi dana desa yang ada ada 8 persen yang kita alokasikan untuk penanganan stunting itu, hari ini disapikan ke puskesmas sehingga mereka mempersiapkan dari awal terkait dengan program ini,” ungkapnya Kamis (12/9) saat ditemui di kantor Bupati Jayawijaya.
Ia juga memastikan nantinya ada petunjuk teknis yang akan dipersiapkan dari Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Kampung, sementara untuk anggarannya akan diserahkan Distrik yang nantinya akan disaksikan oleh kepala Distrik, Kepala Kampung , Kepala Puskesmas, kader pembangunan masyarakat untuk dilakukan pengelolaan.
Asisten 1 Setda Jayawijaya juga mengaku program ini adalah tindak lanjut dari Program tahun lalu, hanya saja yang tahun lalu belum bisa dilakukan secara maksimal, masih ada kendala dan hambatan terkait dengan kolaborasi dilapangan sehingga hari ini pihaknya mengundang kepala puskesmas untuk menanyakan sejauh mana keterlibatan mereka pada pengelolaan dana tahun lalu untuk stunting.
“Diharapkan pada penerimaan anggaran tahun ini teman -teman puskesmas karena mereka yang memiliki tenaga gizi bisa terlibat secara intens,”ujar Tinggal Wusono
Ia juga mengaku jika, untuk 8 persen dari dana desa yang digunakan untuk penanganan stunting ini besarannya juga berfariasi karena dana desa yang diterima masing -masing kampung itu berbeda. Memang ada beberapa kampung yang sampai sekarang belum berkomitmen untuk melakukan penyerahan dana 8 persen untuk penanganan stunting.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…