Categories: PEGUNUNGAN

Pasar Sinakma Kembali Dibuka

Diawali Ritual Bakar Batu

WAMENA–Pasar Sinakma mulai kembali dibuka, pasca kerusuhan. Sebeblum mulai membuka pasar itu, terlebih dahulu dilakukan bakar batu dan  makan bersama di area itu, guna menandai sudah tidak ada permasalahan  di wilayah itu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustian dan Perdagangan (Disnakerindag) Dr. Lukas Kosay, SE, MSi menyatakan, pasar Sinakma memang harus dibuka kembali agar masyarakat kembali melakukan aktivitas perdagangan di sana.

“Memang selama ini pasar tertutup pada saat terjadi kerusuhan kemarin, namun hari ini sudah dibuat ritual budaya baik dengan warga Nusantara dan warga asli untuk menghilangkan traumanya,”ungkapnya, Sabtu (11/3) kemarin.

Menurut Lukas, pihaknya turun langsung ke Pasar Sinakma bersama –sama dengan masyarakat supaya aktivitas perekonomian di Pasar Sinakma bisa kembali berjalan seperti semula, yang ditandai dengan bakar batu bersama, dan ini wajib dilakukan menurut budaya lokal untuk menghilangkan dan merangkul kembali pedagang yang ada.

“Bakar batu ini dimaksudkan agar tidak terjadi keraguan yang terlalu panjang untuk melakukan aktivitas ekonomi kembali di pasar itu,  dan yang sangat penting pasar ini bisa hidup kembali dan melakukan aktivitas jual- beli,”bebernya.

Ditempat yang sama, Plt  Kabid Perdagangan Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya, Loadwik Mosip, S.Si menyatakan, untuk Pasar Sinakma sebenarnya pemerintah sudah mulai membuka 10 Maret, namun secara budaya dari pasar harus menyerahkan Wam ( babi) kepada pengelola pasar supaya masyarakat pedagang dan mama-mama Papua yang jual sayur ini harus berdoa dan melakukan ritual bakar batu.

“Secara budaya, kita melakukan ritual bakar batu dalam areal Pasar Sinakma ini, untuk menandakan sudah tak ada masalah lagi dan masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti biasa berdagang, nantinya yang menikmati bakar batu itu hanya laki-laki saja,”ungkapnya.

Menurutnya, semua pedagang yang ada di Pasar Sinakma ini sebagai satu keluarga resmi hari ini kembali membuka Pasar Sinakma yang hampir 3 minggu tidak ada aktivitas.

“ Kami minta mama –mama yang pada saat pasar Sinakma ini ditutup dan mereka menjual di pasar Misi, Potikelek, dan pasar baru untuk kembali melakukan aktivitas di Pasar  Sinakma,”tutupnya. (jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENAPASAR

Recent Posts

Masyarakat Nafri Tuntut Ganti Rugi Jalan Hamadi–Holtekamp

  Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…

45 minutes ago

Pembangunan Papua Tak Boleh Abaikan Masyarakat Adat

  Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…

2 hours ago

Meski Minim Sarana Pendukung, Tetap Siaga di Tengah Bayang-bayang Bencana

 Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…

4 hours ago

Peluang Ekspor ke PNG Masih Terbuka

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…

5 hours ago

Gubernur: Kepala Daerah Wajib Hadir di Agenda Penting!

-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…

6 hours ago

Obat Peserta JKN Masuk Tanggungan BPJS

   Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Dian Novita, mengatakan ketentuan…

7 hours ago