

Asisten III Setda Jayawijaya Pilatus Lagoan memasang tanda peserta Pembukaan Fasilitasi Pembangunan Usaha Ekonomi Masyarakat dan pemerintahan desa dalam peningkatan PAD di gedung sekolah Minggu GKI Betlehem Wamena Rabu (9/7). (foto:Deni/ Cepos)
WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus menggenjot program penguatan ekonomi di tingkat kampung dengan menempatkan Koperasi Merah Putih di setiap distrik yang dibiayai oleh dana desa sebesar 30 persen dari pencarian yang dilakukan tiap kampung.
Plt.Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Jayawijaya, Narson Wetipo, ST,h mengakui jika Program ini menetapkan alokasi 30% dari masing-masing dana kampung untuk menjadi modal awal yang akan mendongkrak operasional koperasi di setiap distrik.
“Program ini akan memusatkan koperasi Merah Putih disatu titik sentral dalam setiap distrik dan ini wajib ada di setiap distrik sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat,” ungkapnya di Wamena Rabu (9/7)
Ia juga mengaku dari masing-masing kampung dalam satu distrik harus mengalokasikan Rp 30 juta dari dana desa untuk digunakan sebagai dana oprasional koperasi tersebut dan setiap distrik akan menjadi titik sentral koperasi koperasi itu.
“Kami berharap titik-titik ini akan berfungsi sebagai pusat pengumpulan dan pemasaran berbagai potensi usaha dari kampung-kampung di sekitarnya, mulai dari hasil perkebunan hingga produk olahan lainnya.”Kata Narson
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…