Categories: PEGUNUNGAN

Budaya Lokal Harus Dijaga Turun Temurun

Suasana FBLB pada hari ketiga, Jumat (9/8) kemari, Sekda Jayawijaya Yohanes Walilo, S.Sos, MSi berharap  budaya lokal terus dipertahankan. ( FOTO : Denny/Cepos)

FBLB 30 Tahun 2019 Resmi Ditutup

WAMENA – Pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke 30 Tahun 2019 resmi ditutup oleh Sekda Jayawijaya Yohanes Walilo mewakili Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua. Sekda  berpesan agar budaya dan kebudayaan yang saat ini dimiliki harus dipertahankan dan diturunkan kepada anak –cucu agar kebiasaan adat ini tak hilang begitu saja.

   Sekda Jayawijaya Yohanes Walilo mengatakan jika banyak kekayaan budaya dan seni lokal Indoensia yang hilang ditelan waktu. Banyak masyarakat terutama generasi muda yang secara perlahan melupakan budaya lokal dan beralih pada budaya konten porer yang lahir dari budaya-budaya lain.

  “Ini tentu merugikan generasi muda karena mereka kehilangan pondasi hidup. Kondisi itu mendorong pemerintah Jayawijaya untuk mengambil peran dalam menjaga kebudayaan suku dan sebagai salah satu budaya nusantara yang memiliki nilai-nilai budaya,”ungkapnya Jumat (9/8) kemarin.

   Sekda memastikan jika seni budaya yang ditampilkan dalam FBLB sesungguhnya adalah iven melindungi kearifan lokal budaya lokal di zaman modern ini dan untuk mengedukasi generasi muda Papua di wilayah pegunungan tengah untuk tetap mencintai budaya sebagai sebuh jati diri.

   Ia mengharapkan dengan FBLB ini akan memberikan kesan tersendiri dan menambah pengetahuan  tentang keberagaman budaya nusantara yang sangat luar biasa dan beraneka raga serta bisa dipertahankan tanpa harus hilang karena budaya lain. 

  “Semoga pagelaran ini juga menjadi momen edukasi bagi generasi muda untuk secara konsisten mempertahankan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari.”harap Walilo

  Sekda Walilo juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi yang selalu mendukung FBLB. Sehingga ia mengajak semua untuk turut serta mengambil bagian dalam pembangunan bangsa khususnya di Jayawijaya sesuai dengan moto Yogotak Hubuluk Motok Hanorogo yang artinya hari esok harus lebih baik dari pada hari ini.

   Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayawijaya Alpius Wetipo mengakui selama 3 hari pelaksanaan FBLB ini ada kegiatan pertunjukkan tarian perang –perangan yang dilakukan dari masyarakat yang tersebar di 40 Distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Di samping itu juga ada 5 pertunjukan dari 5 tamu dari Kabupaten tetangga, seperti Lanny Jaya dan Mamberamo Tengah juga ambil bagian dalam FBLB.

  “Kami sangat berterimakasih kepada para turis yang datang menyaksikan FBLB selama 3 hari dari hari pertama hingga pada penutupan hingga kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik hingga selesai,”ujarnya

  Sebagai wujud terimakasih, lanjut Alpius, panitia juga akan melakukan tour gratis ke danau Habema pada Minggu (11/8) namun sebelumnya pada Sabtu (10/8) hari ini  ada karnaval yang dilakukan oleh pemda Jayawijaya di depan kantor Bupati Jayawijaya.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

22 hours ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

23 hours ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

24 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

1 day ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

1 day ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

1 day ago