

SD Inpres Dandime yang sepi dari aktifitas belajar mengajar, foto ini diambil Selasa (20/1) lalu. Seringnya SD ini "libur" membuat tokoh agama dan tokoh pemuda meminta Pemkab Lanny Jaya untuk menertibkan guru-guru dan kepala sekolah yang bertugas di sekolah tersebut. (foto:Istimewa)
Temukan Sekolah Di Kampung Dandime Tak Aktif
WAMENA– Departemen Pemuda Baptis West Papua menindaklanjuti laporan pemuda wilayah Kampung Danime, Distrik Gamelia Kabupaten Lanny Jaya tentang tak adanya aktivitas proses belajar mengajar efektif.
Ketua Departemen Pemuda Baptis West Papua Akia Wenda, memastikan jika setelah mengecek langsung di SD Negeri Danime pada 20 Januari lalu bahwa faktanya sesuai dengan apa yang dilaporkan.
“Kami minta Dinas Pendidikan segera tertibkan terutama guru – guru tetap dan kepala sekolah segera aktif melaksanakan tugas di SD Inpres Dandime,”ungkapnya Senin (9/2) di Wamena
Akia juga mengaku, Selain SD Inpres Danime ada juga SD Inpres Taleme Distrik Karu Kabupaten Lanny Jaya juga menghadapi persolan yang sama, oleh karena itu, diharapkan setiap guru yang mengajar di sekolah -sekolah tersebut untuk menyadari betapa pentingnya kontribusi mendidik anak bangsa.
“Sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya pembangunan dimulai dari kampung sehingga, semua tenaga pendidikan juga tenaga kesehatan wajib berada di tempat tugas,” katanya.
Ketua Pemuda Baptis West Papua juga mengusulakan untuk memperdayakan pemuda berpotensi yang ada di setiap wilayah, ketua – ketua pemuda wilayah, sekretaris dan Koordinator untuk libatkan mereka dalam medidik anak-anak di setiap sekolah di tempat pelayanan masing- masing.
“Kalau datang guru – guru dari luar namun tidak juga melaksanakan tugas secara efektif juga percuma, Kami minta kerja sama agar pengawasan pendidikan itu berjalan demi kemajuan daerah,”kata Akia Wenda
Di tempat yang sama Ketua Pemuda West Papua Wilayah Danime Yiten Yikwa, mengatakan, memang disini proses belajar mengajar tak dilaksanakan secara baik, hanya ada satu guru honor, tapi mengajar satu, dua hari kemudian kembali ke Wamena
“Selama 3-4 tahun tidak pernah anak – anak disini mengikuti ujian akhir sekolah, jadi memang anak – anak di sini terlantar,”ujarnya (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …