

Tim Opsnal Taring Babi dan Tim Siluman mengamankan Pelaku Spesialis Curanmor dan HP di Polres Jayawijaya Senin (6/10). (foto:Dok Polres Jayawijaya)
WAMENA – Satu lagi pelaku specialis Curanmor berinisial NH berhasil diringkus Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Jayawijaya di wilayah Kelurahan Sinakma Distrik Wamena Kota, Senin (6/10) malam.
Dalam catatan kepolisian, pelaku diduga telah melakukan tiga kali pencurian kendaraan roda dua di Kota Wamena. Kasat Reskrim Polres Jayawijaya melalui Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Jayawijaya Ipda Muhammad Torib Basori, S.H. membenarkan adanya penangkapan pelaku spesialis curanmor wilayah sinakma sekitar pukul 19.38 WIT.
“Saat Pelaku NH ditangkap yang bersangkutan tak bisa lagi melakukan perlawanan sehingga langsung diamankan ke Polres Jayawijaya,”ungkapnya Selasa (7/10) di Polres Jayawijaya.
Ia juga mengaku berawal dari Tim Opsnal TB (Taring Babi) dan Timsus TS (Tim siluman) melaksanakan patroli dan monitoring di sejumlah titik rawan tindak kejahatan di Kota Wamena. Saat itu, tim mendapat informasi dari seorang informan bahwa pelaku curanmor NH tengah berada di wilayah Sinakma.
“Setelah melakukan koordinasi dan pengintaian, pelaku berhasil diamankan di lokasi yang telah ditentukan. Hasil pemeriksaan awal mengungkap, pelaku N.H mengaku telah melakukan tiga kali aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan empat kali pencurian telepon genggam (copet) di berbagai lokasi di Wamena.”jelasnya
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…