

PJ Sekda Drs Wasuok Siep menyerahkan Dokumen KUA PPAS dan RAPBD kepada Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri di Jakarta, Kamis (4/12) malam. (foto:dok Humas)
WAMENA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Papua Pegunungan secara resmi menyerahkan Dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 kepada Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Kamis (4/12) malam.
Penyerahan berlangsung di Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri sebagai tahap penting menuju proses evaluasi dan penetapan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk Provinsi Papua Pegunungan.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan sekaligus Ketua Tim Pengelola Anggaran Daerah (TPAD), Drs.Wasuok Demianus Siep, menyampaikan syukur atas terselesaikannya tahapan penyerahan dokumen tersebut kepada pemerintah pusat terhadap plafon anggaran yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu di Wamena.
“Puji Tuhan, hari ini Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama DPRP secara resmi menyerahkan dokumen RAPBD Tahun Anggaran 2026 kepada Kemendagri. Kami berada pada urutan kedua tercepat di wilayah Papua Raya dan peringkat ke-12 dari 38 provinsi di seluruh Indonesia,” ungkapnya Jumat (5/12) di Wamena
Ia menjelaskan bahwa selanjutnya Kemendagri akan melakukan evaluasi terhadap dokumen RAPBD 2026 sebelum ditetapkan menjadi APBD. Setelah evaluasi Kemendagri selesai, pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap APBD dapat dijalankan pada awal tahun anggaran sehingga nantinya tidak terlambat dalam penyerapan anggaran.
Menurut Tan, salah satu faktor utama yang terus dipersoalkan adalah pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera)…
Carles merasa yakin meskipun anaknya tergolong nakal di sekolah itu, namun besar harapan anaknya bisa…
Menurut Nerlince, sebagai lembaga representasi kultural masyarakat adat Papua, MRP memiliki komitmen kuat untuk melindungi…
Lihat saja SPPG baru berjalan setahun terakhir sementara saat ini ada ribuan guru honorer yang…
Frederik menjelaskan, secara fisik pembangunan NICU–PICU telah selesai 100 persen. Namun demikian, fasilitas tersebut belum…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menjelaskan, anggaran Rp104 miliar tersebut bersumber dari dana Otonomi…