Categories: PEGUNUNGAN

RPJMD Fokus Program Prioritas Yang Kolaboratif dan Efisien

WAMENA – Pemprov Papua Pegunungan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) mulai melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Tahun 2025–2029 merumuskan arah pembangunan lima tahun ke depan dengan penekanan pada kolaboratif dan efisien di tengah tantangan fiskal.

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah pembangunan lima tahun ke depan, dengan penekanan pada kolaborasi dan efisiensi di tengah tantangan viskal daerah merujuk pada kebijakan dan urusan pengelolaan pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah.

“Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus selaras antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan pemerintah pusat. Jika visi dan misi pimpinan daerah tidak sejalan penyususanan RPJMD, itu akan menjadi persoalan,”ungkapnya di Hotel Baliem Pilamo Wamena

Ia juga menegaskan, jika pemerintah Provinsi Papua Pegunungan harus bergerak dalam struktur yang terkoordinasi karena memiliki pengaruh yang besar dalam melakukan pembangunan 5 tahun kedepan, ia juga memberikan warning kepada kepala Bappeda yang tidak hadir dari masing-masing kabupaten.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemuda Yakonde Miliki Tekad Mengubah dari Dalam

Utamanya adalah terkait karakter yang erat kaitannya dengan lingkungan dan pergaulan anak muda. Ondoporo Keray,…

2 hours ago

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

14 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

16 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

18 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

1 day ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

1 day ago