“Terduga pelaku TW dibawa oleh Jajaran Polsek Kurulu ke RSUD Wamena guna mendapatkan perawatan medis, namun menurut informasi informasi dari keluarga terduga pelaku TW diketahui mengalami gangguan jiwa (stres bawaan),”jelasnya Kapolsek Kurulu.
Yulianus Giay juga menambahkan, menyikapi kejadian tersebut, Polres Jayawijaya melalui Jajaran Polsek Kurulu akan memfasilitasi rencana mediasi kedua belah pihak, yang disepakati akan dilaksanakan setelah acara pembakaran jenasah dan acara duka selesai.
“Kita tunggu hingga keluarga korban tutup duka barulah kita lakukan mediasi pertemuan antara dua kelompok masyarakat untuk menyelesaikan masalah ini, sementara untuk terduga pelaku TW saat ini masih diamankan di Polsek Kurulu,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…