Categories: PEGUNUNGAN

Awal 2025 Pemprov Papeg Persiapkan 5 Program Strategis Nasional

WAMENA – Pemprov Papua Pegunungan ditahun 2025 ini mulai mempersiapkan lima program prioritas pemerintah pusat yang akan dilakukan di wilayah tersebut yakni Program makanan bergizi sehat, pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dan perbaikan sekolah atau ruang kelas serta sekolah unggulan terintegrasi, dan lumbung pangan di kampung -kampung.

  PJ Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP, M.P.A menyatakan 5 Program dari pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI Prabowo Subianto akan mulai dilakukan pada tahun 2025 ini  yang harus disesuaikan dengan program yang diterapkan di Provinsi dan Kabupaten, sebab saat ini di kementrian sedang melakukan review terhadap keuangan.

“Kami mendengar akan ada percepatan -percepatan, salah satunya akan ada proses APBN perubahan yang lebih cepat yang mengangkut beberapa hal ataupun pergeseran -pergeseran yang dilakukan dan berkaitan langsung dengan mentri keuangan, ini terkait dengan pergeseran yang tidak memerlukan waktu panjang lagi,”ungkapnya jumat (3/1) di Wamena.

  Menurutnya, untuk tingkatan Provinsi dan Kabupaten harus di sesuaikan, ada berapa agenda -agenda besar yang harus dilihat untuk disesuaikan dalam APBD tentang persiapan data baik itu data-data, sebab nantinya ada alokasi dari bandan gizi nasional kepada Kabupaten, untuk alokasi anggaran tersebut memerlukan data yang akurat dari Kabupaten terkait dengan jumlah siswa

“Kita akan mendengar nanti petunjuk teknisnya, mungkin ada aturan -aturan yang nantinya di keluarkan oleh pemerintah pusat, mungkin juga ada anggaran pendamping, namun saya yakin kabupaten sudah mengalokasikan itu dalam APBDnya,”jelas PJ Gubernur Papua Pegunungan

  Kata Velix Alokasi yang dimaksudkan dalam APBD Kabupaten itu mungkin perluasan sekolah atau pembangunan sekolah di wilayah yang aksesnya jauh dari kota, begitupun dengan pelayanan kesehatan di Distrik dan Kampung, sehingga program pemberian makanan sehat bergizi ini bisa dilakukan evaluasi terus menerus sama seperti rapat inflasi setiap minggu.

  “Kami tentu akan melihat berbagai alokasi yang menjadi prioritas nasional untuk daerah yang diintruksikan oleh presiden sehingga sangat diharapkan setiap kabupaten yang ada di wilayah Papua Pegunungan bisa mendukung ini,”katanya

  PJ Gubernur mengajak Para Bupati dari 8 Kabupaten untuk bersinergi dalam menjalankan program nasional mulai dari perencanaan, regulasi dan program-program di lapangan dan nantinya akan menjadi pergumulan bersama dalam menyuseskan program tersebut.

“Saya berhadap di awal tahun ini semua bisa berjalan bersinergi agar apa yang telah dibentuk dari pusat bisa berjalan sampai ke daerah dan dirasakan oleh masyarakat khususnya di Papua Pegunungan sehingga membutuhkan dukungan dari pemerintah Kabupaten,” tutupnya. (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

58 minutes ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

2 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

3 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

4 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

5 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

6 hours ago