Categories: PEGUNUNGAN

BPKAD Kab. Jayawijaya Minta Rencana Kas Anggaran OPD

Optimalkan Waktu Yang Tersisa

WAMENA – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten Jayawijaya meminta untuk mempersiapkan rencana anggaran kas yang harus dibenahi oleh masing -masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala BPKAD Kabupaten Jayawijaya Estepanus Lolo Kassa, SE menyatakan perencanaan anggaran kas ini terkait dengan jadwal waktu penarikan anggarannya yang harus disesuaikan dengan realita yang ada di lapangan terutama yang terkait program yang sifatnya kontraktual atau belanja modal, pengadaan barang dan jasa.

“Jadi dalam klausul kontrak itu ada tahapan pembayaran atau cara pembayaran, sehingga harus di sesuaikan dengan rencana penarikan dana, dan juga disesuaikan dengan droping anggaran terutama untuk dana otsus, DAK fisik dan DAU yang ditentukan,”ungkapnya Senin (3/11)

Ia juga mengaku BPKAD sudah menyampaikan informasi kepada teman -teman OPD mereka yang sudah menerima, dan sudah selesai rencana anggaran kasnya, segera lakukan koordinasi dalam OPD masing -masing dalam bentuk organisir pengelola pekerjaan, seperti PPK, PPTK maupun pejabat penerima hasil pekerjaan.

“Ini perlu segera dibentuk agar dilakukan pemberkasan untuk proses awal dari pengadaan barang dan jasa yang memang mengalami pergeseran karena mengalami beberapa hal yang menjadi dasar dari perubahan APBD ini,”kata Estepanus

Kepala BPKAD Kabupaten Jayawijaya juga mengingatkan kepada OPD terkait dengan waktu yang kini tinggal tersisa 2 bulan, sehingga harus sudah meniapkan rencana anggaran kas yang diperlukan dalam beberapa waktu kedepan, agar penyerapan anggaran bisa lebih ditingkatkan lagi.

“Kami ingin mendorong agar OPD melakukan penyerapan anggaran lebih cepat dengan waktu yang tersisa, sehingga laporan kepada pemerintah pusat juga bisa berjalan dengan baik,” jelasnya

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

DPRK Soroti Program MBG yang Belum Merata

Khoiri mengatakan, ketidakmerataan ini menjadi catatan penting bagi pemerintah terutama Badan Gizi Nasional (BGN) Papua…

6 hours ago

RSUD Jayapura Khawatir Dampak Penonaktifan PBI

Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menyampaikan, selama ini mayoritas pasien yang berobat di RSUD…

7 hours ago

Dinsos Buka Layanan Verifikasi Ulang Peserta PBI JK yang Dinonaktifkan

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, menjelaskan bahwa pihaknya telah membuka layanan khusus untuk…

8 hours ago

Risiko Kerja Kian Kompleks, Pengelolaan K3 Harus Diperkuat

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen menyampaikan Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen menjadikan K3 sebaga bagian integral…

9 hours ago

Tiga PJU Polresta Jayapura Kota Diganti

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab)…

10 hours ago

BMKG Prediksi Salju Abadi Puncak Jayawijaya Hilang 2027–2028

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, pengamatan satelit menunjukkan penurunan luas dan ketebalan tutupan…

11 hours ago