

Plt Kepala BPBD, Satlop PP dan Damkar Jayawijaya Romadlon (foto:Denny/ Cepos)
BPBD Jayawijaya Akan Terus Memantau Situasi di Dua Distrik Tersebut
WAMENA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kebupaten Jayawijaya memastikan bencana embun beku yang terjadi di beberapa kampung di Distrik Tailarek dan Walaik merupakan siklus 10 tahunan yang membuat perkebunan masyarakat menjadi kering seperti tersiram minyak, namun wilayah Jayawijaya yang terkena bencana ini tak banyak.
Plt Kepala BPBD, Satlop PP dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyatakan bencana embun beku yang terjadi di beberapa kampung yang ada di Distrik Walaik dan Tailarek dikarenakan siklus 10 tahunan yang sering dirasakan oleh masyarakat di Distrik Kuyawagi Kabupaten Lanny Jaya, namun karena ada dua distrik yang kampugnya berbatasan langsung dengan wilayah itu sehingga kemungkinan ikut terdampak.
“Jadi tidak semua perkampungan di Distrik Walaik dan Tailarek itu terkena embun beku, namun hanya beberapa kampung saja yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Lanny Jaya, sehingga dampak dari bencana tersebut juga ikut dirasakan,”ungkapnya Kepada Cenderawasih Pos di Wamena Kamis (3/9)
Romadlon juga belum bisa memastikan jika bencana embun beku yang ada di perkampungan di Distrik Walaik dan Tailarek, namun yang pasti akibat dari bencana alam ini membuat lahan perkembunan hipere (ubi jalar) milik masyarakat dan juga tanaman hortikultura yang ditanami semuanya mati dan gagal panen.
“Kami memahami banyak warga di kampung menggantungkan kehidupannya di sektor pertanian, khususnya ubi jalar sebagai sumber makanan sehari -hari dan juga makanan ternak, namun kalau gagal panen tentu warga juga akan kesulitan mendapatkan bahan makanan,” jelasnya
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan pendataan tersebut dilakukan melalui Dinas…
Kapolres mengatakan, sertijab tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk…
Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para korban, yakni berupa beras, mi instan,…
Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…