“Saya rasa pohon zin lebih cocok ditanam dipinggiran kali baliem, sebab akar dari pohon tersebut mampu manahan abrasi apabila air kali beliem meluap,”ujar Amos Asso
Ia juga mengaku kalau pohon tersebut tidak bisa ditanami di di wilayah perkebunan, sebab akan mematikan pertanian yang ada disekitarnya, namun untuk pohon yang cocok ditanami di lahan pertanian atau kawasan wisata itu seperti pohon cemara dan pohon pucuk merah.
“Pohon cemara dan pucuk merah ini akan memberikan warna dan keindahan tersebdiri apabila ditanami di wilayah kawasan wisata maupun pertanian, dan yang terpenting pohon tersebut tidak merusak tanaman yang ada di sekelilingnya,” kata Amos.
“Tahun depan kami rencanakan untuk melakukan pengadaan 20000 bibit pohon cemara dan pucuk merah yang akan ditanami di 25 distrik, langkah ini sekaligus menegaskan jika pemerintah berkomitmen untuk melestarikan alam dan lingkungan di Kabupaten Jayawijaya.” tutupnya.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga 2026 Indonesia baru memiliki 1.639 dokter spesialis jantung dan…
Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil bukan semata-mata untuk…
Abisai menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas kelebihan salur dana kampung yang bersumber…
Ketua Kafilah MTQ Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan proses pembinaan peserta dilakukan secara berjenjang…
Pemulangan personil Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 711/RKS Palu dan Yonif 743/PSY Kupang menggunakan KRI…
Menjawab dahaga panjang reformasi peradilan tersebut, pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor…