Categories: PEGUNUNGAN

Stok Bapok di Jayawijaya Masih Cukup Sebulan

Aktifitas bongkar muat dari pesawat di Apron Cargo Bandara Wamena yang kian lancar dan normal kembali seperti biasa (FOTO : Denny/Cepos )

WAMENA- Kabid Perdagangan Disnas Tenaga Kerja, Koperasi dan Perdagangan Arisman Chaniago mengaku stok Sembako hingga saat ini di pasaran Jayawijaya masih cukup untuk sebulan kedepan. Sementara arus distribusi barang dari Jayapura saat ini tetap lancar, aman dan terkendali. Meski stok bapok ini juga untuk pengungsi, namun untuk masyarakat di luar pengungsian juga masih cukup.   

  “Sesuai dengan hasil pantauan kami di lapangan, ketahanan stoknya cukup meski pasca kerusuhan kemarin memang ada beberapa komoditi bapok yang naik, namun ini adalah hukum perekonomian, dimana ada permintaan yang banyak dan barang yang dinginkan agak tersendat, meskipun itu tidak benar, tapi  ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (3/10).

  Arisman mengaku pihaknya dari Disnakerindag sudah turun   melakukan pengamatan harga , pengawasan sekaligus memberikan peringatan kepada pelaku usaha yang menaikan harga barang secara sepihak pasca kerusuhan kemarin. Mereka diminta untuk kembali ke tingkat harga sembako yang normal dan ini sudah terlaksana.

  “Kami akan mengambil tindakan tegas melakukan penyitaan terhadap barang dari pelaku usaha apabila kedapatan menaikan harga secara sepihak diluar dari ketentuan pemerintah,”tegasnya.

   Sementara untuk BBM, kata Arisman, pasca terjadi kerusuhan khusus untuk BBM jenis Premium (Bensin) hingga saat ini belum semua pengecer diizinkan, kecuali pengecer di depan Kodim dan di perempatan jalan menuju ke Hom-hom untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, namun tidak melayani pengisian berbentuk jerigen. Pihaknya memberikan toleransi harga dari Rp. 18 ribu sampai dengan Rp 20 ribu.

  “Harga di atas Rp 20 ribu perliter itu adalah harga oknum yang mencari keuntungan sehingga harus dihentikan, dan kami telah melakukan penindakan dengan penyitaan BBM yang harganya di atas harga yang ditetapkan oleh pemerintah,” tegasnya.

  Arisman menambahkan bahwa pembatan  penjualan   Premium di pengecer yang ada di Kota Wamena ini karena, pasca kerusuhan kemarin, banyak bangunan dibakar ini karena BBM jenis premium ini, sehingga untuk penjualan BBM premium ke pengecer ini akan dilakukan pengawasan yang ketat, dimana setiap pengisiannya langsung ke kendaraan.

  “Kita melakukan pengawasan  secara ketat, karena harga BBM eceran kemarin sempat mencapai Rp80.000 dan itu sangat tidak dibenarkan,”tambahnya.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

2 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

3 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

3 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

4 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

4 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

5 hours ago