Categories: PEGUNUNGAN

Warga Minta Kepala Distrik Asolokobal Diganti

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSI saat menerima Warga Asolokobal yang menyampaikan aspirasinya di halaman gedung Otonom Wenehule Huby, Senin (2/11). ( FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA – Ratusan warga dari Distrik Aslokobal Kabupaten Jayawijaya mendatangi kantor Otonom untuk melakukan penyampaian aspirasi kepada Bupati Jayawijaya, untuk mengambil keputusan mengganti kepala Distrik wilayah tersebut dengan anak asli dari Distrik itu. Sebab warga menilai jika fungsi kontrol kepala Distrik tak berjalan, sehingga dana desa yang dikucurkan tak bermanfaat penggunaannya.

   Koordinator aksi Hernimus Asso mengakui sejak kepala distrik menjabat, tidak ada perubahan dalam arti masalah kesejahteraan, ekonomi, sosial kesehatan artinya fungsi kontrolnya tak ada. Oleh karena itu,  akhirnya dana desa yang dicairkan dari Pemda ini realisasinya tidak begitu bermanfaat, akhirnya tidak ada pembangunan di sembilan kampung di Distrik Asolokobal

   “Kepala distrik tidak pernah masuk kantor, ATK di dalam tidak ada, bagaimana mau kerja dan ini sudah lama sekali lima tahun lebih berlangsung,”ungkapnya, senin (2/11) kemarin.

  Menurut Hernimus, warga Distrik Asolokobal merasa dikorbankan, oleh karena itu pihaknya yang intelektual mengumpulkan  masyarakat lalu melakukan evaluasi, tetapi memang jam kerja hanya hari Selasa dengan Kamis,  sementara  stafnya 37 orang tetapi masuk setelah itu jam 10 kembali pulang.

  “Oleh karena itu, kami minta ganti kepala distrik. kami masyarakat ada calonkan dua orang yang diusung untuk bisa bisa menggantikan kepala distrik Asolokobal yang ada saat ini,”jelas Hernimus

  Menyikapi permintaan warga Asolokobal Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, menyatakan sebenarnya warga Asolokobal yang datang sejak pagi ke Kantor otonom, bukan melakukan aksi demo, mereka hanya menyampaikan aspirasinya tentang kepala distrik.

  “Mereka minta harus anak asli Asolokobal yang harus menjadi kepala distrik di sana, kami sudah menerima aspirasi mereka dan kami akan pelajari dalam tim untuk pembahasan ke depan untuk aspirasi tersebut,”bebernya.

  Ia juga menyampaikan , tak bisa langsung melakukan pergantian kepala distrik begitu saja. Sebab ada tahapan yang harus dilalui pemerintah dengan penilaian, dimana ada tim Baperjakat yang nanti menentukan hasil rapat dengan kriterianya nanti.

  “Kita akan lihat hasil evaluasi kinerja yang dilakukan Baperjakat untuk bisa melakukan penilaian kinerja kepala distrik, sehingga pemerintah punya alasan untuk melakukan pergantian, namun kalau untuk langsung diganti belum bisa dilakukan,”pungkasnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

4 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

8 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

14 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

15 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

16 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

17 hours ago