

Penyaluran Zakat di Perkampungan Muslim yang ada di Kabupaten Jayawijaya oleh Baznas Jayawijaya pekan lalu. (Dok Baznas Jayawijaya for Cepos)
WAMENA– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jayawijaya memastikan telah mengumpul dan melakukan penyaluran ke 16 perkampungan muslim yang ada di Jayawijaya serta 2 perkampungan yang masuk di Kabupaten Yahukumo serta fakir miskin baik berupa beras maupun uang tunai yang ada diwilayah tersebut.
Ketua Baznas melalui Staf Teguh Priyantoro menyatakan terkait dengan zakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya dimana sejak awal bulan Ramadan sudah dilakukan koordinasi sengan seluruh masjid dan musolah yang ada di Kota Wamena untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
“Untuk dalam Kota Wamena ada 11 UPZ yang dibentuk di masing -masing masjid dan musolah dengan petugasnya yang akan membantu mengumpul dan menyalurkan itu kepada mustaik-mustaik di kota Wamena.”ungkapnya Kamis (27/3) kepada Cenderawasih Pos.
Menurutnya sedangkan untuk yang ada di luar kota Wamena yang terbentuk 14 UPZ dan zakat itu akan di distribusikan ke 16 perkampungngan muslim di Kabupaten Jayawijaya, serta 2 perkampungan muslim yang ada di Kabupaten Yahukumo, selanjutnya dilakukan rapat bersama dengan kementrian Agama, MUI, DMI untuk menentukan besaran zakat yang berlaku di untuk tahun 2025 atau 1446 Hijria.
“Yang telah ditentukan zakat di kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 115000, itu untuk yang menggunakan beras Premium, kemudaian Rp 90.000 untuk beras bulog, untuk hipere itu Rp 30.000 kalau dalam bentuk barang masing -masing 3 kg,”jelas Teguh
Sementara untuk zakat mal dengan nisabnya itu 85 gram Emas atau setara Rp 127.500.000 karena harga emas saat ini Rp 1.500 per gram sedangkan untuk fidyahnya itu besarannya Rp 40.000 per hari, untuk kegiatan pengumpulan zakat di awal bulan ramadhan sudah mulai dikumpulkan yang mana umat muslim sudah mulai melakukan pembayaran -pembayaran kepada UPZ dan sampai saat ini sudah terhimpun Rp 500 juta, beras 2 ton, untuk hipere ada 600 Kg.
“Kita juga sudah mulai nyicil untuk mulai penyaluran zakat ini, sebab kebutuhan beras yang akan di bagikan juga lebih banyak karena dari data yang dihimpun untuk penyaluran zakat ini sebanyak 7 Ton Beras,”jelas staf Baznas Jayawijaya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…