“Sampai saat ini keluarga korban masih melakukan aksi pemalangan jalan dan tidak mengijinkan kendaraan yang untuk melintas ke baik dari arah Wamena maupun dari arah Kabupaten Tolikara dan Mamberamo Tengah,” Kata Kasat Lantas.
Dikatakan, tentunya dengan masalah ini memicu terganggunya perekonomian warga yang ada di dua kabupaten tersebut karena mobilisasi sembako dan bahan pokok lainnya yang dibutuhkan masyarakat semuanya dari Wamena.
“Jadi pemalangan masih berlanjut dan mengakibatkan jalur lalulintas dari dan menuju Kabupaten tetangga seperti Tolikara dan Mamberamo Tengah terhenti beberapa hari ini,” AKP Laly.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…