“Sampai saat ini keluarga korban masih melakukan aksi pemalangan jalan dan tidak mengijinkan kendaraan yang untuk melintas ke baik dari arah Wamena maupun dari arah Kabupaten Tolikara dan Mamberamo Tengah,” Kata Kasat Lantas.
Dikatakan, tentunya dengan masalah ini memicu terganggunya perekonomian warga yang ada di dua kabupaten tersebut karena mobilisasi sembako dan bahan pokok lainnya yang dibutuhkan masyarakat semuanya dari Wamena.
“Jadi pemalangan masih berlanjut dan mengakibatkan jalur lalulintas dari dan menuju Kabupaten tetangga seperti Tolikara dan Mamberamo Tengah terhenti beberapa hari ini,” AKP Laly.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…