

Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH melakukan pertemuan dengan ratusan anak jalanan yang ada dalam Kota Wamena Aula Wio I Kantor Bupati Jayawijaya Jumat (30/5) kemarin. (foto:Denny/ Cepos)
Sebagian Lagi Akan Ditempatkan di Dua Asrama, dan Panti Asuhan
WAMENA– Pemkab Jayawijaya akan menyekolahkan 50 anak -anak yang selama ini menggantungkan hidupnya di jalan, untuk diberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan di luar Papua.
Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH menyatakan anak -anak ini sering disebut anak aibon atau anak jalanan, namun baginya mereka anak emas yang perlu diberikan kesempatan dalam pendidikan maupun pengembangan diri sehingga ada 50 orang yang akan dikirim ke luar Papua untuk melanjutkan sekolahnya.
“Sebagian lagi akan ditampung di dua asrama dan di panti asuhan pelangi dan ini akan ditangani langsung pembiayaannya oleh Pemprov Papua Pegunungan dan juga Pemkab Jayawijaya,”ungkapnya Jumat (30/5) kemarin.
Athenius mengharapkan langkah ini diambil agar tidak ada lagi anak-anak jalanan, anak -anak aibon yang berkeliaran di jalan semuanya bisa diatasi, sebab pemerintah menginginkan Kota Wamena bisa damai dan masyarakat bisa melakukan aktifitas secara bebas tanpa ada rasa takut.
“Tuhan sudah memberikan alam yang baik ini untuk kita, dan orang lain akan datang untuk melihat alam yang kita miliki tanpa ada gangguan,”katanya
Page: 1 2
Ia menegaskan, salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pemerintah pusat adalah kemampuan pemerintah daerah…
Menurut Fakhiri, seluruh kebutuhan dapur MBG ke depan harus dipasok dari hasil pertanian, perikanan, dan…
Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari…
Penarikan retribusi parkir di kawasan Pasar Otonom Youtefa yang dilakukan hingga malam, bahkan dini hari…
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura optimistis menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Pasifik…
Rencana Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, untuk membentuk staf khusus adat yang melibatkan para…