Bupati juga mengharapkan kepada orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya, jangan membiarkan anak berkeliaran di jalan tanpa tujuan yang jelas hingga mereka terlibat dalam pergaulan yang tidak sehat seperti menghisap lem Aibon dan sebagainya.
“Fenomena yang terjadi saat ini, meskipun anak itu bersekolah namun usai pulang sekolah mereka sering dibiarkan dijalan melakukan aktifitas seperti tutup motor, dan apabila mendapat uang dari situ mereka berpikir untuk tak mau lagi sekolah dan melanjutkan aktifitas di jalan karena berfikir mencari uang lebih mudah dengan cara itu,”beber Bupati Murib.
“Kita tak melarang anak mencari uang, saat ini pendidikan mereka sangat penting, sehingga perlu untuk dibatasi sehingga mereka bisa tetap melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…