Categories: PEGUNUNGAN

Tujuh Hari Kedepan Jayawijaya Masih Akan Diguyur Hujan Lebat

WAMENA  – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi atau lebat di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan selama 7 hari mendatang, sebab masih terjadi pembentukan awan konvektif di wilayah Papua termasuk, Papua Pegunungan

Kepala BMKG Jayawijaya Subahari, Prediksi ini berdasarkan analisis data cuaca yang menunjukkan bahwa wilayah Jayawijaya dan Provinsi Papua Pegunungan umumnya akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

“memang beberapa waktu lalu terjadi hujan dengan intensitas tinggi hingga lebat sehingga fenomena alam tersebut menyebabkan banjir, akan tetapi untuk kedepannya di prediksikan masih akan hujan selaman 7 hari kedepan yang perlu diantisipasi,”ungkapnya Selasa (29/4) di Wamena.

Ia mengingatkan warga Jayawijaya perlu waspada potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor khususnya di daerah yang rawan.

Ia menjelaskan bahwa hujan lebat dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan debit air sungai meningkat dan memicu terjadi banjir oleh karena itu warga harus waspada dengan perubahan cuaca signifikan saat ini

“Kami meminta warga Jayawijaya untuk selalu memantau kondisi cuaca dan siap menghadapi potensi banjir,”ujar Subahari.

Kepala BMKG Jayawijaya Subahari menjelaskan prakirawan cuaca untuk wilayah Provinsi Papua Pegunungan Selasa (24/4) di Wamena. (foto:Denny/ Cepos)

Kepala BMKG Jayawijaya juga memaparkan peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Papua Pegunungan yang menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, contoh di Jayawijaya hujan selalu terjadi ketika sore hingga malam hari

“Pemicu kondisi ini oleh bibit siklon tropis 97S di selatan Pulau Papua yang menyebabkan adanya pola belokan angin, yang membentuk awan Konvektif,”bebernya.

Ia menambahkan, pembentukan awan konvektif skala besar mulai terjadi pada sore hari disebelah timur hingga selatan Provinsi Papua Pegunungan, dan ini akan berlangsung sampai memasuki musim kemarau di wilayah tersebut. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

1 day ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

1 day ago

Pelaksanaan PSN Tetap Terkawal di Tengah Memanasnya Film Pesta Babi

Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…

1 day ago

HIV Masih Tinggi, Tak Bisa Hanya Ditangani Nakes

Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…

1 day ago

Persiapan Kembalikan Massa, Pemkab Lanny Jaya Siapkan Prosesi Adat Lepas Panah Secara Budaya

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali.  Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…

1 day ago

Tan Monj Terpilih Diharapkan Jadi Duta Wisata Daerah

Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…

1 day ago