Categories: MERAUKE

Perbaikan Jalan Menuju Distrik Naukenjerai Masih Sebatas Wacana

MERAUKE – Dalam beberapa tahun belakangan ini, jalan menuju Distrik Naukenjerai  dengan 5 kampung di Kabupaten Merauke rusak berat sehingga sulit dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Terlebih di musim hujan.

Masyarakat  dari 5 kampung di Distrik Naukenjerai tersebut bahkan merasa diabaikan, karena bertahun-tahun jalan  mereka tidak diperbaiki.  Status jalan menuju Distrik Naukenjerai tersebut masih ditangani  provinsi, sehingga dengan kehadiran DON Papua Selatan, warga dari Distrik Naukenjarai tersebut berharap ada perhatian pemerintah.

Kepala Distrik Naukenjarai Refilino Dimara, S.Sos menilai bahwa perbaikan jalan menuju Distrik Nauykenjerai tersebut masih sebatas wacana.

‘’Rencananya ada diprogramkan. Tapi masih sebatas wacana,’’ kata Kadistrik Naukenjerai Refelino Dimara kepada media ini, belum lama ini.

Menurut  Refelino Dimara, jika pihaknya sudah diperintahkan untuk koordinasi dengan pemilik hak ulayat, barulah pihaknya  memastikan bahwa program perbaikan jalan dan jembatan tersebut ada. Sebab, jalan dan jembatan yang ada di Ndalir, harus dipindahkan, karena tidak bisa lagi  digunakan akibat tergerus abrasi air laut.

Menurutnya, untuk jembatan yang ada di Ndalir tersebut sebagian sudah menggantung karena tanahnya tergerus  abrasi air laut. ‘

’Dia harus pindah agak jauh ke darat,’’ terangnya. Jika jalan tersebut dipindahkan, maka pemindahan jalan ini menjadi yang kedua kalinya. Sebab, kampung dan jalan pertama sudah menjadi laut karena abrasi air laut dan penggalian pasir secara ilegal selama ini.

Kadistrik Refilino Dimara berharap, ada perhatian  pemerintah untuk memperbaiki jalan menuju Naukenjerai tersebut, sehingga tidak menyulitkan warga terutama jika ada pasien yang harus dirujuk ke Merauke. 

‘’Kalau ada pasien yang harus dirujuk  ke kota, terpaksa kita lewat laut menggunakan perahu atau speed boat terutama sata musim hujan,’’ tandasnya. (ulo)   

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

8 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

9 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

10 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

11 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

12 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

13 hours ago