

ILUSTRASI: MUI menggelar konferensi pers mengenai perdamaian Palestina – Israel untuk mendorong Pemerintah berperan sebagai juru damai / mui.or.id
JAKARTA-Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Arif Fahruddin mengikuti tren perkembangan dakwah saat ini. Khususnya dakwah yang memanfaatkan sejumlah platform media sosial (medsos) atau layanan streaming. Bahkan dia menyebutkan saat ini ada tren kiai YouTube. Yaitu penceramah yang fokus berceramah lewat kanal YouTube.
Sorotan tersebut disampaikan Arif pada peringatan Hari Santri 2023 yang diselenggarakan Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman (LPBKI) MUI. Dia mengatakan setiap zaman, muncul tren keilmuan oleh para tokoh agama atau kiai.
Dia mengatakan pada masa lalu banyak kiai yang produktif mengeluarkan kitab-kitab. Karangan para kiai di abad pertengahan dulu, banyak yang masih dipelajari sampai saat ini. Tetapi pada intinya, tahapan untuk menjadi seorang kiai atau ulama diawali dari menjadi santri terlebih dahulu.
’’Namun dengan perubahan zaman, semakin ke sini ulama-ulama kita semakin bergeser. Selain ahli kitab, juga ahli dakwah pada berbagai macam panggung,’’ kata Arif pada keterangannya Senin (30/10). Dia mencontohkan ada almarhum Zainudin MZ dan Ustad Abdul Somad yang banyak jadwal manggungnya.
Masa dan teknologi semakin berkembang. Khususnya di kalangan generasi Z atau kaum milenial. Banyak ulama atau kiai yang berceramah menggunakan media sosial seperti Facebook atau layanan streaming seperti YouTube. ’’Ulama berkembang dari ulama khitobi menjadi ulama YouToby (YouTube),’’ katanya.
Dia mengatakan perubahan tersebut tidak bisa dihindari. Untuk itu para santri juga harus mengikuti perkembangan zaman. Khususnya para santri yang kelak bakal melanjutkan kiprah para ulama atau kiai untuk berdakwah.
Pada kesempatan yang sama Ketua LPBKI MUI Prof Endang Sutari mengatakan, salah satu kegiatan mereka adalah kunjungan ke pesantren-pesantren. Dia menegaskan bahwa salah satu peran pesantren adalah mencetak ulama atau para pewaris nabi. Dia bersyukur di Indonesia, keberadaan pesantren mendapatkan legitimasi yang baik dari negara maupun masyarakat. (*)
SUMBER: Jawapos
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…
Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…
Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…
Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…