Categories: MERAUKE

Dua Tahun Ditunda, Sudah 7 Calon Jamaah Haji Menigngal Dunia  

MERAUKE – Pandemi Covid-19 yang mulai sejak 2020 lalu membuat sejumlah negara melakukan pembatasan, termasuk Kerajaan Arab  Saudi yang dalam 2 tahun terakhir ini tidak menerima ibadah haji, termasuk dari Indonesia.

Pengelola Haji dan Umrah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Merauke, Dikriwati, S.Sos saat ditemui media ini di kantornya menjelaskan, selama 2  tahun ditunda pemberangkatan calon haji dari Indonesia ke Arab Saudi, sudah 7  calon jamaah haji asal Kabupaten Merauke yang meninggal dunia.

‘’Sejak  penundaan  pemberangkatan calon jamaah haji Indonesia ke Arab Saudi, yang dimulai 2020 lalu sampai sekarang sudah ada 7 calon jamaah yang meninggal dunia,’’ kata Dikriwati. 

Namun begitu, lanjut  dia, dari 7  calon jamaah haji tersebut, 5 diantaranya digantikan oleh ahli warisnya dalam hal ini anak dari para calon jamaah haji tersebut. Sedangkan 2 diantaranya, anaknya belum bersedia  untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut sehingga uang yang sudah dibayarkan oleh orang tuanya dikembalikan kepada ahli warisnya dalam hal ini anak  dari kedua calon jamaah haji tersebut.

Sementara terkait dengan musim haji  2022, Dikriwati  menjelaskan, saat ini Menteri Agama dan Dirjen Islam sedang melakukan komunikasi dan lobi dengan Kerajaan  Arab Saudi  untuk kuota yang akan diberikan oleh pemerintah Arab Saudi.

‘’Cuma dari berita yang kita ikuti dari media, sampai saat ini belum ada MoU antara Menteri Agama dengan Raja Arab Saudi. Tapi, dari Pemerintah  meminta kalau bisa semua calon jamaah haji yang tertunda selama 2 tahun dapat diberangkatkan,’’ jelasnya.

Namun untuk  musim haji 2022, lanjut Dikriwati, sebanyak 135 calon jamaah haji asal Kabupaten Merauke pihaknya sudah bina dan mereka siap untuk diberangkatkan. ‘’Hari ini mereka sudah mulai vaksin minimitis. Mereka sudah  divaksin minimitis 2 tahun lalu, tapi itu sudah kadeluwarsa dan harus divaksin ulang,’’  jelasnya.   

Dikriwati juga menjelaskan, jika berdasarkan kuota calon jamaah haji untuk Provinsi Papua sebanyak 1.056, maka daftar tunggu calon haji di Papua untuk 24 tahun. ‘’Artinya kalau hari ini mereka mendaftar, maka 24 tahun mendatang baru punya giliran untuk berangkat,’’ katanya. Sedangkan untuk  Kabupaten Merauke daftar tunggunya sudah mencapai 10 tahun. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

1 day ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

1 day ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

1 day ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

1 day ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

1 day ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

1 day ago