Categories: BERITA UTAMA

Presiden Jokowi Terus Berkomitmen Wujudkan Keerom Lumbung Pangan

Bupati Keerom Bertemu Presiden Jokowi

JAYAPURA-Presiden RI Joko Widodo terus memantau perkembangan Kabupaten Keerom sebagai lumbung pangan budidaya jagung berskala nasional, dalam pertemuan Presiden Jokowi bersama para kepala daerah bupati/wali kota di Bali, Minggu (27/3).

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengatakan, Presiden Jokowi dalam forum secara resmi tidak lupa mengecek progres penanaman jagung di Keerom yang nantinya akan menjadi lumbung pangan secara nasional.

“Di sela-sela pertemuan itu, Pak Presiden Jokowi di antara kepala daerah mempertanyakan kapan jagung mulai ditanam. Saya sampaikan bahwa kita mulai melakukan land clearing di bulan April dan saat ini proses tender,” ungkap Piter Gusbager kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Senin (28/3).

Tak tanggung-tanggung, 3.000 hektar lahan telah disiapkan untuk mendukung Keerom sebagai lumbung pangan jagung. Sebagian besar merupakan petani sawit eks PTPN.

“Tahun ini kita sudah siap melakukan pembukaan lahan 3.000 hektar lahan budidaya dan 200 hektar untuk laboratorium, pusat pelatihan budidaya jagung. Semoga segala upaya, doa dan kerja kita bersama, mendatangkan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh aspek kehidupan di daerah kita,” ujar Bupati Piter Gusbager.

“Hampir 98 persen pemilik lahan sawit eks plasma PTPN itu sudah memberikan persetujuan lahannya dibuka,  nah ini sesuai dengan harapan kita semua,” sambung Piter Gusbager.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menuturkan bahwa Presiden Jokowi selama ini sangat aktif untuk memantau perkembangan program budidaya jagung tersebut.

“Setelah arahan kepada seluruh kepala daerah, gubernur dan bupati/wali kota, bapak Presiden Ir. Joko Widodo menyapa kami, saat berada bersama beberapa kepala daerah. Saya mendapat kesempatan untuk berbincang-dengan bapak Presiden,” katanya.

“Beliau juga menitipkan salam kepada masyarakat Keerom dan menyampaikan komitmen rencana pengembangan budidaya Jagung di Kabupaten Keerom, menuju lumbung pangan nasional,” sambung Bupati Piter Gusbager.

Bahkan menurutnya, Presiden Jokowi juga dalam waktu dekat akan mengunjungi Kabupaten Keerom untuk meninjau langsung proses penanaman jagung tersebut. “Beliau juga telah menetapkan jadwal kunjungan kerja ke Kabupaten Keerom di tahun 2022 ini,” ucapnya.

Ia meminta agar seluruh pihak mendukung budidaya jagung di Keerom. Bahkan ia menegaskan agar program tersebut tidak dipolitisir demi mewujudkan Keerom sebagai lumbung pangan nasional.

“Saya minta kepada seluruh pihak di Keerom, jangan mempolitisir budidaya pengembangan jagung ini! Kita bicara tentang ketahanan pangan, pihak atau oknum yang mau membangun propaganda, isu provokasi maka kami akan melawan dan kami akan sampaikan kepada masyarakat bahwa mereka menantang pembangunan di Kabupaten Keerom,” tegas Piter Gusbager.

Sebab kata Piter Gusbager, tujuan pembangunan lumbung pangan ini untuk kesejahteraan banyak orang, tidak hanya Keerom tapi juga untuk Papua dan nasional.

“Ketahanan pangan ini membantu kita menjaga kestabilan pangan kita dari bahaya bencana kelaparan. Dan kita bisa mengalami kelaparan kapan saja, kalau kita tidak punya lumbung pangan, kemandirian pangan, kita akan berada di sebuah resiko dan ketergantungan dengan impor bahan pangan dari luar dan ini harus kita pikirkan, sekali lagi tidak ada pihak yang mempolitisir,” pungkasnya. (eri/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KEEROM

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

14 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

15 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

16 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

17 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago