

Suasana penyalaan lilin dan doa bersama yang dilakukan pihak keluarga Bripda Anthon Jules Matatula yang digelar di lokasi kejadian di Jl Trikora Dok V Atas, Ahad (27/3). Pihak keluarga masih berharap Bripda Anthon segera ditemukan.(FOTO: Elisabeth for Cepos)
JAYAPURA-Upaya pencarian terhadap Bripda Anthon Jules Matatula Rumi yang hilang sejak 28 Februari lalu hingga kemarin masih terus dilakukan.
Pihak kepolisian sendiri sudah 2 minggu lebih menyisir lokasi Sungai Tami, lokasi yang disebut menjadi tempat dibuangnya Anthon. Pihak keluarga juga masih menaruh harap agar sang anak yang menjadi anggota baru Samapta Polda Papua ini bisa ditemukan.
Seperti yang dilakukan pada Minggu (27/3) dimana sekira pukul 19.30 WIT puluhan pihak keluarga mendatangi lokasi awal Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Trikora, Dok V atas, Jayapura Utara.
“Sampai saat ini kami dari keluarga masih menunggu kepulangan anak kami, Anthon meski sudah cukup lama dan belum ada kepastian keadaannya. Sehingga keluarga melakukan doa dan pemasangan lilin tanda keprihatinan serta penyerahan diri kepada Tuhan,” jelas Elizabeth Matatula, bibi dari Bripda Anton melalui ponselnya, Senin (28/3).
Dikatakan, pihak keluarga masih menaruh harap Anthon bisa ditemukan apapun kondisinya. Pihak keluarga membawa banyak lilin kemudian membuat lingkaran dan berdoa bersama. Doa sendiri dipimpin oleh Pdt. Lukius Matui yang kemudian dilanjutkan dengan pemasangan lilin. Mereka juga menuliskan doa-doa disecari kertas kemudian menempelkan kertas tersebut di pagar tak jauh dari lokasi kejadian.
“Kami berharap doa ini tidak terputus dan terus meminta agar anak kami Anthon bisa segera ditemukan,” imbuhnya.
Sementara hingga Sabtu (26/3) kemarin pihak kepolisian masih melakukan penyisiran lokasi sungai dan satu kendala yang dihadapi adalah tingkat kekeruhan air yang memang sangat pekat. (ade/nat)
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…