

Ketua KPU Merauke Rosina Kebubun saat melantik 570 PPS di 179 kampung dan 11 kelurahan se-Kabupaten Merauke di Swiss Belhotel Merauke, Minggu (26/05/2024). (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE– Ketua KPU Kabupaten Merauke Rosina Kebubun melantik 570 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 179 kampung, 11 kelurahan dari 22 distrik, se-Kabupaten Merauke, di Swiss belhotel Merauke, Papua Selatan, Minggu (26/05/2024).
Selain melantik, para anggota PPS tersebut juga menandatangani pakta integritas. Ketua KPU Kabupaten Merauke Rosina Kebubun mengungkapkan, perekrutan dan pelantikan PPS ini dalam rangka memperkuat dalam proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Selatan, bupati dan wakil bupati Merauke yang akan berlangsung kurang lebih 6 bulan kedepan lagi.
“Teman-teman yang baru dilantik ini harus gass. Tidak pakai rem lagi,” tandasnya.
Menurut Rosina Kebubun, Pilkada kali ini sangat spesial karena menjadi Pilkada pertama untuk Provinsi Papua Selatan. Namun demikian, Pilkada ini juga memiliki tantangan tersendiri. Sebab, Merauke merupakan ibukota Provinsi Papua Selatan, sehingga akan menjadi tolak ukur pelaksanaan Pilkada serentak di Provinsi Papua Selatan.
Namun begitu, berkaca dari pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang berlangsung sukses di Merauke karena tidak ada pemungutan suara ulang dan proses hukum di MK, maka Pilkada serentak di Kabupaten Merauke harus lebih sukses lagi.
‘’Dari sisi jumlah pemilih tetap di Provinsi Ppaua Selatan, Kabupaten Merauke memiliki jumlah pemilih terbanyak dibandingkan dengan 3 kabupaten lainnya. Karena itu, kita menjadi idola dan menjadi penentu, sehingga saudara saudari dituntut bekerja dengan baik. Sekali lagi, jaga integritas, bahwa kita tidak bisa dibeli. Sebagai penyelenggara, kita tidak tunduk kepada siapapun. Tapi hanya tunduk pada peraturan dan perundang-undangan,’’ tandasnya.
Ditambahkan, sebagai penyelenggara bekerja berdasarkan tahapan dan tidak ada kata libur selama pelaksanaan tahapan Pilkada serentak tersebut.
‘’Seperti yang kita lakukan hari ini,meski hari minggu kita tetap kerja. Jadi tidak ada hari libur. Tanggal merah tetap bekerja selama tahapan Pilkada serentak ini berlangsung. Kalau ada yang masih ragu-ragu, masih terbuka kesempatan untuk mundur sebagai PPS ,’’ tandasnya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…