‘’Tadi malam juga masih ada yang mencoba memprovokasi lewat group-group WA untuk melakukan aksi demo lagi. Disamping itu banyak juga masyarakat yang tidak setuju dan menolak ajakan oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab. Mereka menolak karena aksi sebelumnya dirasa menyulitkan masyarakat yang tinggal di tanah merah khususnya, akibat banyaknya toko yang tutup hingga sulit membeli sembako, sekolah diliburkan hingga anak-anak tidak sekolah, Angkot tidak yang beroperasional dan masih banyak lagi,’’ katanya.
‘’Sehingga diantaranya masyarakat meminta untuk stop melakukan aksi demo, karena niatnya bukan lagi akan menyampaikan aspirasi apabila ada, tapi memiliki niat-niat lain yang kurang bagus. Apalagi, aksi demo tersebut akan dilakukan pada malam hari,’’ tambah mantan Komandan Batalyon Infanteri 755/Yalet ini.
Sementara itu, Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana yang dihubungi lewat telpon selulernya secara berulang tidak aktif. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…