Categories: MERAUKE

Segera Cabut Status Flu Burung

MERAUKE– Pemerintah Kabupaten Merauke akan segera melakukan pencabutan terhadap status flu burung yang disandang Kabupaten Merauke  sejak 2019 lalu. Diketahui, pada tahun 2019 lalu ribuan  ternak ayam milik peternak ayam di Merauke mati mendadak. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ayam-ayam yang mati tersebut kena flu burung.

Akibat flu burung yang menyerang ternak ayam petelur tersebut, membuat Merauke sempat mendatangkan kembali telur ayam buras dari Surabaya. Namun perlahan-lahan, setelah flu burung tersebut ditangani Pemerintah Kabupaten Merauke,  Merauke kembali swasembada telur ayam.

‘’Kita akan  segera mencabut status flu burung tersebut, sehingga teman-teman peternak ayam petelur ini bisa bebas  mengirim telur mereka keluar Merauke,’’ kata bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia ke-43 di Lapangan Monumen Kapsul Waktu Merauke, Selasa (23/10/2023) sore kemarin.

  Selain masalah  pencabutan status flu burung tersebut, petani lainnya dari  Kurik 4 dan 5 Kabupaten Merauke meminta pemerintah Kabupaten Merauke agar bisa segera melakukan kembali normalisasi drainase. Pasalnya, drainase yang ada tertutup dengan rumput yang tebal, sehingga petani kesulitan air apalagi di musim kemarau seperti sekarang ini.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

8 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

9 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

10 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

11 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

12 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

13 hours ago