

Warga Kampung Homlikya Distrik Syahcame Kabupaten Mappi saat mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan dan bela negara, Kamis (25/5), kemarin. (FOTO: Kodim 1707/Merauke)
MERAUKE– Kendati tinggal di daerah terisolir, tapi bukan berarti malas tahu terhadap masalah-masalah kebanggaan. Karena itu, melalui TNI Manunggal Masuk Desa (TTMD) yang sedang dilaksanakan di Kampung Homlikya Distrik Syahcame Kabupaten Mappi, Satuan Tugas TMMD memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membekali warga terkait masalah kebangsaan dan bela negara.
Komandan Satgas TMMD ke-116 Kodim 1707/Merauke Lettu Inf Antonius Kalambia menjelaskan bahwa pembekalan wawasan kebangsaan dan bela negara ini merupakan salah satu program non fisik dari TMMD yang dilaksanakan di kampung tersebut. Pembekalan ini diikuti mulai dari anak-anak yang masih duduk dibangku SD hingga orang dewasa.
“Untuk diketahui bersama bahwa Kampung Homlikya memiliki sarana pendidikan namun kondisinya sudah rusak berat, sehingga anak-anak dalam menempuh SD harus ke kampung induk dengan menempuh jarak yang cukup jauh dan harus menyeberangi sungai,” katanya.
Wawasan kebangsaan yang diberikan itu berkaitan dengan butir-butir Pancasila kepada anak-anak dan bela negara orang dewasa yang mana setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara sesuai dengan Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 dengan tujuan untuk menambah kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ulo/tho)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…