

Johanes Kesaulija (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Kepala PT Pos Indonesia Merauke Johanes Kesaulija meluruskan terkait beras bantuan yang diangkut oleh KM Terang Jaya Abadi untuk masyarakat di Distrik Pantai Kasuari, Kabupaten Asmat yang tenggelam di sekitar Kampung Kumbe, Kabupaten Merauke, Minggu (20/8).
Ditemui media ini di ruang kerjanya, Johanes Kesaulija mengungkapkan, berdasarkan laporan dari vendor, barang yang diangkut kapal yang tenggelam tersebut tidak seluruhnya beras bantuan untuk masyarakat di Kabupaten Asmat, tapi juga ada barang-barang campuran.
‘’Kemarin saya ke vendornya dan disampaikan ke saya kalau tidak semua barang yang dibawa oleh kapal yang tenggelam tersebut, beras bantuan pemerintah kepada masyarakat yang ada di Distrik Pantai Kasuari, Distrik Derkomor dan Distrik Kopai. Tapi juga ada barang campuran seperti adanya bahan bangunan kayu seperti gambar yang dikirimkan kepada kami. Jadi 82 ton yang disebutkan itu kemungkinan keseluruhan barang yang dibawa kapal,’’ jelasnya.
Menurutnya, beras bantuan yang dibawa oleh kapal yang tenggelam di sekitar 4 mil dari daratan Kumbe, Distrik Malind Merauke itu sebanyak 29 ton masing-masing 2 bulan untuk masyarakat di 3 distrik tersebut.
Meski begitu, lanjut Johanes Kesaulija, pihaknya masih akan melakukan pengecekan kembali lewat manifest untuk memastikan kebenaran dari informasi tersebut. Soal asuransi barang, Johanes mengaku, dirinya sudah koordinasikan dengan Kepala Bulog sehubungan dengan asuransi barang-barang yang diangkut, tapi ternyata tidak karena kapal tersebut adalah kapal kayu. Justru yang diasuransi hanya kapalnya.
‘’Kemarin kita koordinasi dengan Bulog dan ternyata tidak ada asuransi untuk barang. Hanya kapal saja. Sedangkan barang tidak ada asuransi karena kapal kayu,’’ jelasnya.
Kendati demikian, lanjut Johanes Kesaulija bahwa vendor siap untuk mengganti beras bantuan yang tenggelam di laut bersama dengan kapal pengangkutnya.
‘’Saya sudah koordinasikan dengan vendornya dan menyatakan siap mengganti beras bantuan masyarakat yang tenggelam tersebut,’’ pungkasnya.
Sekadar diketahui bahwa untuk distribusi beras bantuan yang dialokasikan Pemerintah Pusat kepada masyarakat kurang mampu diseluruh Indonesia dipercayakan kepada pihak PT Kantor Pos Indonesia. Termasuk bantuan beras tersebut kepada masyarakat yang ada di Papua Selatan. (ulo/tho)
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…