Categories: MERAUKE

Sejumlah Kepala Kampung Terjebak Pinjaman Rentenir

Bunganya Dinilai Sangat Tidak Wajar

MERAUKE-Dengan memanfaatkan dana desa yang diturunkan ke setiap kampung, sejumlah kepala kampung di Merauke dilaporkan mulai terjebak pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi (rentenir).

    ‘’Lebih banyak dililit dengan masalah hutang piutung khususnya untuk kampung-kampung lokal kita ini. Para kepala kampung ini terjebak pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Merauke, Daud Holenger, saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Jumat (22/7).   

   Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Merauke ini menjelaskan, dengan memanfaatkan dana desa yang ada, ada pihak ketiga yang  sengaja memberikan pinjaman kepada para kepala kampung tersebut dengan bunga yang sangat tinggi. Dengan pinjaman Rp 15 juta harus dikembalikan antara Rp 150-200 juta. Dengan pengetahuan yang minim, tanpa memperhitungkan efeknya, para kepala kampung  tersebut mengambil bunga dengan bunga yang mencekik dan tidak wajar.

‘’Bunganya tidak wajar tapi para pemberi bunga ini sama dengan ingin membunuh para kepala kampung. Para pemberi pinjaman ini berharap dibayar melalui dana kampung. Tapi yang pasti, dana yang diturunkan ke setiap kampung itu bukan untuk bayar utang, tapi untuk pemberdayaan masyarakat yang ada di kampung,’’jelasnya.

Karena itu, Daud Holenger sangat menyayangkan  adanya pihak ketiga yang ikut menggorogoti dana desa yang diturunkan ke kampung dengan sengaja atau menawarkan untuk memberikan pinjaman kepada para kepala kampung.

‘’Kami sudah tegaskan kepada mereka bahwa tidak satu senpun dana kampung digunakan untuk membayar utang yang diberikan oleh pihak ketiga itu. Bila perlu kami lakukan proses hukum kepada pihak yang memanfaatkan dana dana kampung ini,’’ jelasnya.

     Soal jumlah kepala kampung yang dililit dengan utang tersebut, Daud Holenger mengaku tidak hafal. ‘’Saya cek dulu jumlahnya berapa baru saya informasikan,’’ terangnya.

Namun sambung dia, bagi kepala kampung yang bermasalah tersebut, melalui Bamuskam melakukan rapat kemudian mengevaluasi  kepala kampungnya dan melakukan  pengusulan pemberhentian kepala kampung ke bupati lewat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Merauke. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

2 days ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

2 days ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

2 days ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

2 days ago