“Apakah wilayah disana sudah terbebas dari masyarakat atau mereka masih klaim- mengklaim,” kata dia. Terkait persoalan itu, Pemprov dan Pemerintah Kabupaten Merauke lanjut Apolo Safanpo akan memfasilitasi masalah ini ke Kementerian Transmigrasi.
“Nantinya hasil rapat hari ini beserta absen peserta yang hadir dilampirkan lalu akan kami lanjutkan ke Kementerian,”ujarnya. Apolo menambahkan, pihaknya sudah mendengar penjelasan, nantinya ditindak lanjuti ke Kementerian Transmigrasi. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pengusutan perkara juga tidak seharusnya dianggap sebagai upaya melemahkan institusi strategis negara. Penegakan hukum yang…
Penutupan Selat Hormuz menjadi eskalasi paling serius dalam konflik kedua negara dan berpotensi mengguncang pasar…
Banjir terjadi setelah Badai Tropis Maysak membawa hujan deras yang menyebabkan sungai meluap dan sejumlah…
Deltras FC ingin membawa pulang dua penggawanya itu yang tampil impresif bersama pasukan Mutiara Hitam.…
Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dianggap sebagai sekadar candaan apabila telah menimbulkan rasa takut, malu,…
Berlangsung selama lima hari penuh sejak tanggal 6 Juli, pelaksanaan orientasi tahun ini tampil beda.…