Categories: MERAUKE

JPU Belum Siap, Sidang Pembunuhan Aiptu Ramin Ditunda

Kedua terdakwa pembunuhan terhadap Aiptu Ramin, anggota Polres Merauke, masing-masing   istri korban Siti Solikah dan Bashori   yang merupakan pacar gelap dari terdakwa Siti Solikah saat duduk di kursi pesakitan dalam lanjutan sidang dengan agenda Replik, Rabu (24/4). Hanya saja, sidang  ini ditunda karena JPU belum  siap. ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE- Karena   replik atau  tanggapan  dari Jaksa Penuntut Umum (JPU)  terhadap pledoi atau pembelaaan dari  kedua terdakwa pembunuhan   terhadap korban Aitu Ramin,  belum siap,  membuat sidang   kedua  terdakwa   yang seharusnya digelar di Pengadilan Negeri Merauke,  Rabu (24/4), terpaksa ditunda.  

 Terdakwa Siti Solekah  yang merupakan istri dari korban Aiptu Ramin dan  terdakwa Bashori  sudah duduk di kursi pesakitan. Majelis Hakim yang menyidangkan perkara tersebut sudah menanyakan  kepada kedua terdakwa apakah sudah siap mengikuti sidang  yang dijawab keduanya sudah siap. 

  Namun JPU Pieter Louw, SH,  menyatakan   bahwa karena   terdakwa melalui Penasihat  Hukumnya telah menyampaikan pledoi secara tertulis, maka pihaknya juga akan   memberikan tanggapan secara tertulis.  ‘’Kami mohon kepada  Majelis  Hakim  untuk memberikan waktu 1 minggu untuk mempersiapkan   replik secara tertulis,’’ kata  JPU. 

   Replik atau tanggapan secara tertulis ini, karena pada  pledoi yang disampaikannya sebelumnya, PH  terdakwa tidak sependapat dengan  JPU. Jika JPU  menyatakan  kedua terdakwa  terbukti secara sah melakukan  pembunuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP, namun PH Kedua terdakwa menyatakan jika kedua terdakwa   terbukti Pasal 355 KUHP  tentang penganiayaan  yang direncanakan dengan ancaman hukuman  maksimal 15 tahun penjara. 

  “Kami tidak sependapat dengan   pembuktian JPU. Menurut kami, kedua terdakwa  hanya terbukti Pasal 355 KUHP  tentang penganiayaan yang direncanakan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,’’ kata Evi Ernawati Kristina, SH, kepada media ini seusai sidang tersebut, Rabu (24/4).       

  Sebagaimana diketahui,   kedua terdakwa  tersebut dituntut JPU masing-masing selama  19 tahun penjara. Oleh JPU, keduanya dinyatakan terbukti  melakukan pembunuhan secara berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP. (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

44 minutes ago

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

10 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

11 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

12 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

14 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

15 hours ago