Categories: MERAUKE

Komunitas Nelayan PPS Ditantang Laporkan Jika Masih Alami Pungli

MERAUKE- Dewan Pengurus Daerah Komunitas Nelayan Seluruh Indonesia (DPD KNSI) Provinsi Papua Selatan ditantang untuk segera melaporkan ke pemerintah apabila masih mengalami pungutan liar (pungli) dalam pengurusan izin maupun dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan.

‘’Jika  ada yang masih mengalami pungutan liar baik dalam pengurusan izin maupun saat melakukan  aktivitas sebagai nelayan untuk segera laporkan kepada kami. Kami akan memberantas pungli-pungli yang ada di Papua Selatan ini. Kami masih mendapatkan laporan bahwa masih ada pungli-pungli sehingga nelayan merasa di rugikan.

Mari kerja sama sehingga kalau ada yang melakukan pungli segera laporkan,’’ tandas Kepala Dinas Pertanian, Pangan,  Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan Paino, SE, MT, pada pagelaran Pesta Nelayan 2024 Provinsi Papua Selatan di Pantai Lampu Satu Merauke, Minggu  (21/01/2024).

  Paino  menjelaskan bahwa pemberantasan  Pungli bagi nelayan tersebut menjadi atensi dari Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia saat pertemuan di Bali pada 7 Desaember 2023 lalu.

‘’Pak Menteri sampaikan tolong para kepala dinas membasmi praktek-praktek pungli yang ada di daerah masing-masing. Karena itu segera melapor ke pusat kalau  itu terjadi. Mudah-mudahan di Papua Selatan tidak ada lagi pungli,’’ jelasnya.

     Pada kesempatan tersebut, Paino juga mengingatkan agar seluruh nelayan melengkapi keselamatan diatas kapal yang digunakan saat berlayar mencari ikan dan tidak boleh melintas atau melanggar batas negara lain. Sebab, jika itu yang terjadi urusannya akan panjang dan tentunya merugikan nelayan itu sendiri jika tertangkap petugas. (ulo)    

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

2 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

3 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

4 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

5 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

7 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

8 hours ago