Categories: MERAUKE

Tutup Peredaran dan Penjualan Miras Harus jadi Kesepakatan Bersama

MERAUKE– Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa sangat mendukung penutupan peredaran dan penjualan minuman keras di Papua Selatan sebagaimana salah satu point tuntutan mahasiswa yang melakukan aksi demo ke Kantor Gubernur Papua Selatan belum lama ini.

Namun untuk menutup peredaran dan penjualan minuman keras tersebut, ungkap Paskalis Imadawa harus menjadi kesepakatan Bersama baik gubernur maupun masyarakat.

‘’Untuk masalah Miras ini, kita jangan omong dulu dasar hukumnya. Tapi harus dilihat realitasnya.

Konteks riil yang ada pada masyarakat sekarang kebanyakan itu orang mabuk. Kejahatan, kriminalitas terjadi di mana-mana dan sumbernya minuman keras. Kalau kita lihat konteksnya itu, maka kita harus buat kesepakatan bersama, tolak dan menutup Miras di Papua Selatan. Harus ada kesepakatan bersama,’‘ tandas Wagub Paskalis Imadawa, di Merauke, Kamis (18/9).

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pigai: Pendidikan HAM Papua Harus Berlandas Nilai Budaya

Pigai menjelaskan, Kementerian HAM memiliki berbagai program di bidang pendidikan, penyuluhan dan sosialisasi HAM yang…

3 hours ago

Bunuh Mantan Ipar Karena Curiga Pakai Guna-guna

Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan, korban meregang nyawa akibat luka benda tajam dari perut…

4 hours ago

BPBD Papua Keluarkan Peringatan Usai Dua Insiden Kecelakaan Laut

Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, dua peristiwa tersebut harus menjadi peringatan…

5 hours ago

Optimis Pertahankan Gelar

Ia mengaku SMA Asisi memberikan dukungan penuh kepada murid mereka untuk mengikuti berbagai iven seperti…

6 hours ago

Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal Saat Sidak ke Bea Cukai Karimun

Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menegaskan praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap petani dan kedaulatan…

10 hours ago

KPK Ngegas!

Budi mengungkapkan, Sudewo tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penindakan KPK. Pemeriksaan itu dilakukan…

11 hours ago