Karena itu, lanjut Paskalis Imadawa, penutupan minuman keras tersebut harus dibicarakan dengan gubernur. ‘’Kita coba bicara dengan Pak Gubernur. Kita tidak bisa diamkan tapi harus ada tindakan nyata yang harus dilakukan,’’ terangnya.
Wagub Paskalis Imadawa kemudian menceritakan, ratusan kursi yang ada di rumahnya sekarang ini habis dirusak oleh orang yang dalam keadaan mabuk datang ke rumahnya.
‘’Makanya saya tidak bikin pelayanan lagi di rumah, karena kursi yang banyak itu habis di rusak orang mabuk. Kursi yang begitu besar apalagi gelas juga habis,’’kesalnya.
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…
Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…