‘’Mekanisme yang kami gunakan adalah system daring dimana kami kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) regional Makassaar. Ini dilakukan dalam rangka efisiensi anggaran,’’ jelasnya.
Dominikus menjelaskan bahwa seluruh CASN tersebut wajib mengikuti Latsar. Jika tidak mengikuti Latsar maka pegangkatan dari CASN menjadi ASN di bulan Juni 2026 tidak dapat dilakukan terhadap CASN yang bersangkutan.
‘’Karena itu, apabila ada peserta ketika mengikuti Latsar dan mengalami sakit maka harus menyertakan surat keterangan dokter. Kami sudah minta kepada seluruh peserta Latsar, selama mengikuti Pendidikan dasar tidak boleh meninggalkan Merauke. Karena nanti akan berpengaruhi pada pengangkatannya sebagai ASN,’’ tandasnya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kompleks perumahan warga yang belum memiliki bak atau kontainer…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
Kepala Kampung Koya Tengah, Yunike Rollo, menegaskan bahwa pemerintah kampung tidak hanya memberikan dukungan secara…
Banyaknya oknum yang memanfaatkan situasi konflik untuk melakukan penjarahan dan pencurian di rumah para korban…