

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo saat melepas Kontingen Jambore Kota Jayapura di GOR Waringin Kotaraja beberapa waktu lalu. (foto:Takim/Cepos)
Fokus Penguatan Karakter Generasi Muda
JAYAPURA — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jayapura telah menetapkan 17 program kerja untuk tahun 2026. Program tersebut merupakan hasil Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang dilaksanakan pada 25 April 2026 dan melibatkan seluruh kwartir ranting (kwarran) di Kota Jayapura.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., mengatakan Rakercab menjadi momentum penting untuk menyusun agenda kegiatan kepramukaan yang terarah hingga akhir tahun. Menurut Rocky, dari 17 program yang telah ditetapkan, sebagian telah dilaksanakan, sementara program lainnya masih berjalan sesuai kalender kegiatan hingga November 2026.
“Setelah pelantikan di awal tahun, tanggal 25 April kami Kwarcab Kota sudah melaksanakan rapat kerja cabang yang diikuti oleh semua kwartir ranting. Dari hasil rapat kerja itu, ada 17 program yang sudah kami tetapkan untuk kegiatan berjalan di Kwarcab tahun 2026,” ujar Rocky ke Cepos, Sabtu (15/8).
Adapun 17 program kerja Kwarcab Kota Jayapura tahun 2026 tersebut meliputi Jambore Nasional, Perkemahan Wirakarya Regional, Optimalisasi Sekretariat, Pemilihan Pusdik, HUT Baden Powell, Rapat Kerja Cabang, Bakti Sosial di lima Kwaran, Pelantikan DKC, SIDPARCAB, Penghargaan bagi Orang Dewasa, Pembuatan KTA, pelaksanaan LT III Cabang, pelaksanaan Raimuna Cabang, Bakti Pramuka Peduli, Musyawarah Ranting (MUSRAN), Gladi Pinsa, dan Pesta Siaga.
Rocky menjelaskan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi diarahkan untuk memperkuat pembinaan anggota Pramuka, termasuk pembentukan karakter dan kemandirian generasi muda.
Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan Gugus Depan (Gudep) di sekolah-sekolah. Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian, karakter, serta kemampuan anak menghadapi berbagai dinamika kehidupan di era global.
“Ini tidak sekadar hanya melaksanakan ekstrakurikuler, tapi bentuk proteksi awal kepribadian, karakter, dan tumbuh kembang anak untuk mandiri dalam berbagai dinamika kehidupan yang ada di era global saat ini,” katanya.
Karena itu, Rocky memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah aktif melaksanakan kegiatan kepramukaan. Ia berharap sekolah yang belum memiliki Gugus Depan dapat segera membentuknya dan kemudian mengaplikasikan kegiatan kepramukaan secara aktif.
Page: 1 2
Menurut Yunus, proses penyediaan makanan untuk program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari…
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang berkaitan dengan infeksi…
Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III melalui program Guskamla Peduli “Aku Cinta Laut” menggelar Bhakti…
Rencana Pemerintah Kabupaten Jayapura menjalankan program pembinaan bagi warga yang terjerat kebiasaan mengonsumsi minuman keras…
"Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Papua Selatan…
Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan Informasi tersebut berkaitan dengan potensi…