Mewakili Kepala Kantor Telkom Merauke, Nandang Hidayat Rumatan selaku Officer 3 MBB Fullfilment & Assurance menyampaikan bahwa saat ini terjadi gangguan shunt fault di jarak 287 KM dari Merauke-Sorong dengan kedalaman 58 meter. Telkom sudah melakukan upaya backup dengan satelit namun kurang maksimal sebab kapasitas satelit sangat terbatas tidak sebesar yang dialirkan kabel optik laut.
“Upaya perbaikan sudah disiapkan dan kapal perbaikan sudah berlayar menuju titik gangguan. Estimasi layanan secara temporer bisa normal di tanggal 5 September. Kemudian dua minggu kemudian akan dilakukan perbaikan di titik gangguan berikutnya yakni jalur Sorong- Fak Fak dan itu masih berdampak pada wilayah Merauke,” terang Nandang.
Dia menambahkan, gangguan kabel laut kebanyakan terjadi karena jangkar kapal dan jaring nelayan yang tersangkut sehingga terjadi goresan atau kerusakan kabel. Aksi protes berlanjut ke Kantor Bupati Merauke untuk meminta perhatian pemerintah setempat. Puluhan orang tersebut diterima Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze dan Wakil Bupati Fauzun Nihayah yang ikut prihatin dan terkena dampak dengan kondisi yang sedang terjadi.
“Saya dan ibu wakil juga ikut larut dalam suasana yang bapak ibu sampaikan. Kami sendiri juga kesulitan untuk komunikasi, kita mencoba untuk berkomunikasi dengan Dinas Kominfo dan pihak Telkom namun Kepala Telkom masih di Jayapura. Informasinya bisa kita dapatkan setelah beliau kembali ke Merauke dan kita harapkan kejadian ini tidak terlalu lama segera kembali normal,” ucap Yoseph.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…