Categories: MERAUKE

SMPN 2 Merauke Ujian Berbasis Komputer Secara Offline

MERAUKE–Pelaksanaan Ujian Sekolah SMP telah berlangsung sejak Selasa  (19/4) hingga Sabtu 23 April besok.  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke,  Stefanus Kapasiang yang dihubungi Cenderawasih Pos lewat telepon selulernya yang sedang berada di Jayapura mengikuti Musrenbang Otsus Papua menjelaskan, pelaksanaan ujian sekolah untuk SMP tersebut langsung digelar oleh sekolah masing-masing, sementara pihaknya belum menerima laporan, apakah ada siswa yang absen saat ujian. ‘’Tapi, saat ini  ujian sekolah masih berlangsung dan semua SMP dapat melaksanakan ujian ini sesuai dengan jadwal,’’ katanya.

Secara terpisah, Ketua Panitia Ujian SMPN 2 Merauke, Grace JM. Tuapattinaja, S.Pd, saat ditemui koran ini di  ruang kerjanya menjelaskan, jumlah peserta ujian sekolah di SMPN 2 Merauke sebanyak 341 orang  yang terdiri dari laki-laki 136 orang dan perempuan 205 orang. 

Namun dari jumlah tersebut, pada hari pertama jumlah siswa yang absen sebanyak 11 orang, hari kedua 8 orang. Sementara pada hari ketiga, Kamis (21/4) kemairin datanya belum tersedia karena ujian masih berlangsung sampai pukul 15.00 WIT.

‘’Mereka yang absen ini karena ada yang sakit, tapi ada pula yang tidak masuk, namun tidak tahu berapa. Tiap hari, ujian sekolah ini kita bagi  3 sesi, mulai dari pukul 07.30-15.00 WIT dengan menggunakan 4 ruang komputer dengan total 10 mata pelajaran yang diujikan,’’ terangnya.

Namun begitu, lanjut dia, bagi siswa yang absen ujian akan ada ujian susulan  yang akan dimulai Senin (24/4).  Grace Tuapattija juga menjelaskan, sistem ujian yang dilaksanakan di  SMPN 2 Merauke adalah sistem komputer dengan offline. ‘’Karena jaringan  internet kita di Merauke lagi gangguan sehingga ujian secara online tidak bisa. Kita hanya bisa laksanakan secara offline,’’ terangnya. 

Sementara komputer, diakui Grace bahwa dari 100 unit lebih komputer milik sekolah, tinggal 69 komputer yang  bisa menyala. Sedangkan sisanya tidak bisa lagi  dikarenakan sekitar 2 tahun komputer  tersebut tidak digunakan akibat pandemi Covid.

‘’Mungkin sebagian kabel-kabelnya putus dimakan tikus sehingga tidak  bisa menyala lagi, kami minta bantuan kepada orang tua siswa  dan itu disambut positif dengan  meminjamkan laptop dari rumah mereka. Juga dari Dinas Kominfo meminjamkan 17 komputer kepada kami sehingga ujian sekolah ini bisa berlangsung dengan lancar,’’ tandasnya. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

9 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

11 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

13 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

19 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

21 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 days ago