Categories: BERITA UTAMA

Persipura Segera Kumpulkan Skuatnya

Mandebas: Harus Cepat Kembali, Liga 1 Tanpa Persipura Tidak Seksi

JAYAPURA – Manajer Persipura Jayapura, Yan P. Mandenas mengaku telah melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Persipura terkait persiapan mereka dalam mengarungi kompetisi Liga 2 2022/2023. Langkah pertama, mereka akan melakukan rapat pengurus untuk menentukan kerangka tim mereka.

“Mungkin minggu depan kita akan minta untuk rapat pengurus, setelah rapat pengurus kita akan panggil semua pemain kumpul kembali. Setelah itu dalam rapat pengurus manajemen nanti kita akan mendorong bagaimana kriteria pelatih yang akan kita dorong ke depan dan kita akan putuskan bersama-sama,” ungkap Mandenas kepada awak media saat ditemui di Jayapura, Rabu (20/4).

Mandenas juga membeberkan jika saat ini sebagian besar pemainnya masih terikat kontrak, sehingga para pemain tersebut dipastikan masih menjadi bagian dari pasukan Mutiara Hitam.

“Pemain yang masih terikat kontrak belum tentu kita izinkan pindah ke klub lain. Karena ini ibaratkan kita transit ke divisi dua untuk kita kembali ke Liga 1. Saya pikir sebagian besar pemain statusnya masih dalam kontrak. Jadi tidak bisa mereka keluar begitu saja dan mereka bertahan di Persipura untuk mengembalikan tim ini kembali,” ujar Mandenas.

Ia sangat yakin Persipura tidak akan berlama-lama menjadi kontestan Liga 2. Sebab menurutnya, Liga 1 tetap butuh tim seperti Persipura untuk membuat kompetisi kasta tertinggi tanah itu sedikit bergengsi.

“Persipura ini salah satu tim besar yang ada di wilayah timur, dan jika Persipura tidak ada di Liga 1, Liga 1 tidak terlalu seksi sehingga persipura harus berada di liga 1 agar liga 1 lebih berkualitas dan seksi untuk ditonton,” kata Mandenas.

Pria yang juga merupakan Ketua Pengprov IMI Papua itu masih menyayangkan cara Persipura turun kasta. Menurutnya, Persipura tidak pantas turun ke Liga 2 dengan cara pemotongan poin.

“Saya sampaikan bahwa Persipura terdegradasi bukan karena pemain dan pelatih tidak berhasil. Pemain dan pelatih sudah berhasil dengan manajemen tim ini untuk bertahan di Liga 1. Tapi memang dengan adanya sanksi pengurangan poin itu yang akhirnya merugikan tim Persipura harus terdegradasi ke divisi dua,” jelasnya.

“Tapi ini kan sepak bola Indonesia dan segala kemungkinan bisa terjadi. Kita tetap tunduk dan mengikuti aturan dan keputusan PSSI tapi kita tetap menyurati meminta klarifikasi dan meminta menyelidiki indikasi-indikasi non teknis yang merugikan Persipura. Sehingga kedepan ada perubahan bagi sepak bola tanah air dan tetap profesional,” pungkasnya. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

9 hours ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

10 hours ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

10 hours ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

11 hours ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

11 hours ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

12 hours ago