Categories: MERAUKE

DPRP Papua Selatan Bentuk Tim Pengecekan Sengketa Batas Tanah Adat

MERAUKE– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Papua Selatan akan membentuk Tim untuk turun ke Distrik Ngguti Kabupaten Merauke terkait dengan persoalan permasalahan sengketa batas tanah adat yang terjadi di Maam, lokasi perkebunan kelapa sawit dari PT Dongin Prahbawa.

Pembentukan tim ini disampaikan Wakil Ketua II DPRP Papua Selatan Viktorus Ohoiwutun seusai pemimpin rapat dengar pendapat antara DPRP Papua Selatan dengan pihak PT Dongin Prahbawa di DPRP Papua Selatan, Kamis (19/6/2025).

‘’Kita akan bentuk tim dengan komisi yang membidangi masalah perkebunan kelapa sawit ini untuk turun melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan masalah apa yang disampaikan oleh masyarakat adat dan perusahaan. Hari Senin, Komisi I yang membidangi masalah tersebut akan turun untuk mengecek masalah batas wilayah yang complain-komplain. Sedangkan Komisi II menyangkut plasma,’’ katanya.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, hasil pengecekan lapangan yang dilakukan oleh kedua komisi tersebut akan ditindaklanjuti ke fraksi-fraksi untuk membentuk Pansus terkait dengan batas wilayah.

Viktor menjelaskan bahwa masyarakat adat Auyu dari Distrik Edera Kabupaten Mappi telah mendatangi pemerintah sekaligus DPRP Papua Selatan menyampaikan persoalan batas tanah adat antara Marind dan Auyu yang masuk dalam konsesi lahan kebun kelapa sawit dari PT Dongin Prahbawa tersebut.

Selama ini mereka merasa tidak mendapatkan manfaat, terutama atas pembagian kebun plasma. ‘’Makanya dari teman-teman Komisi II harus turun untuk memastikan, karena perusahaan ini sudah beroperasi 13 tahun dan masalah ini baru diangkat dan masalah tanah ini adalah persoalan adat sehingga kita bicarakan kedua belah pihak,’’ jelasnya.

Karena itu, tambah dia, pihaknya terlebih dahulu memastikan masalah terseuut terlebih dahulu setelah itu pihaknya akan mengundang Pemkab Merauke dan Pemkab Mappi untuk duduk membicarakan masalah tersebut.

‘’DPRP segera menyambil sikap dengan tim mulai turun ke lapangan hari Senin depan untuk melakukan pengecekan. Masalah ini harus diselesaikan sehingga tidak menimbulkan persoalan baru kedepan,’’ tambahnya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

2 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

4 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

5 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

6 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

7 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

8 hours ago