

Pelatihan computer bagi ASN Orang Asli Papua Lingkup Pemprov Papua Selatan yang akan dumulai pada 22 Apri 2025 dan pembukaannya dilakukan Rabu (17/4), kemarin. (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE– Dalam rangka meningkatkan kompetensi, sebanyak 217 Aparatur Sipil Negara Orang Asli Papua (ASN-OAP) dilingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan dilatih untuk mengoperasikan komputer khususnya Microsoft Office dan Excel.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat membuka pelatihan itu, mengatakan, awalnya pihaknya hanya menargetkan 150 ASN OAP, namun yang mendaftar cukup antusias untuk mengikuti pelatihan yang sangat penting di era digital ini.
Dikatakan, dunia semakin maju, jika tidak menguasai pendidikan untuk mempelajari hal-hal yang baru, ilmu yang baru, pengetahuan yang baru, teknologi yang baru, perkembangan yang baru maka tidak akan bertumbuh dan berkembang.
“Kita harus memaksa diri kita untuk menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi yang kita hadapi,”kata dia.
ASN, kata dia, harus memaksa diri untuk belajar hal baru, imu pengetahuan baru, teknologi baru, dan membiasakan diri dengan hal-hal baru maka akan tumbuh dan berkembang.
“Kalau kita hanya membiasakan diri dengan hal-hal yang kita sudah bisa maka kita tidak perlu sekolah. Karena, sekolah itu bertujuan untuk kita belajar tentang hal-hal baru yang kita belum bisa,”ujarnya.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut, S.Sos mengakui jika Pada H-2…
Penunjukan Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…
Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…
Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…