

Korban Selsius Mbitu Gebze yang mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya akibat dikeroyok 6 orang dengan menggunakan parang di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Rimba Jaya 10 April 2022 lalu. (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Nasib naas dialami seorang warga di Merauke bernama Selsius Mbitu Gebze. Akibat dikeroyok 6 orang dengan menggunakan parang, korban mengalami banyak luka ditubuhnya.
Selain pergelangan tangan kananya nyaris putus, telapak kaki kiri korban juga mengalami luka serius, kemudian kepala bagian tengah dan dahi bagian kiri serta banyaknya luka goresan di bagian belakang korban. Kasus pengeroyokan ini dialami korban di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Rimba Jaya Merauke, 10 April 2022 lalu.
Karena luka serius yang dialami korban tersebut, sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Bunda Pengharapan Merauke sampai Rabu (20/4) kemarin baru datang melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Merauke dengan dibantu keluarganya.
Ditemui media ini setelah membuat laporan SKPT, korban mengaku bahwa kasus penganiayaan ini dialami saat dirinya dalam perjalanan dari Kampung Domba ke Kampung Baru dengan mengunakan sepeda motor. Kemudian dengan tak sengaja bertemu dengan 6 orang di jalan, di mana 3 diantaranya memegang parang. Sedangkan 3 lainnya tanpa memegang alat tajam.
Kemudian keenam pelaku tersebut langsung datang mengeroyok dengan memukul dan menendang serta menggunakan parang tersebut. Akibatnya, korban mengalami luka potong parang di kepala, pelipis mata sebelah kiri, pada tangan kanan serta kaki kiri dan pada bagian tulang belakang. Korban mengaku tidak memiliki masalah dengan para pelaku tersebut. Kasus ini sementara dalam penyelidikan pihak kepolisian Resor Merauke. (ulo/tho)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…